Artikel Ilmiah : E1A010127 a.n. DHONY ALFIANTO

Kembali Update Delete

NIME1A010127
NamamhsDHONY ALFIANTO
Judul ArtikelPERANAN LEMBAGA KONSULTASI KESEJAHTERAAN KELUARGA DALAM MENGURANGI TINGKAT PERCERAIAN DI KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga dalam mengurangi tingkat perceraian di Kabupaten Banyumas serta untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi peranan lembaga tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif melalui pendekatan yuridis sosiologis dengan spesifikasi penelitian deskriptif. Pengambilan informan menggunakan Purposive Sampling atau Criterian Based Selection yang diikuti oleh Snowball Sampling. Jenis dan sumber data meliputi data primer dan data sekunder yang diperoleh dari metode interview dan studi dokumen. Data disajikan dalam bentuk teks naratif yang disusun secara sistematis dan juga matriks data.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh bahwa Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga telah berperan aktif dalam menjalankan perannya untuk mengurangi tingkat perceraian di Kabupaten Banyumas. Hal ini dibuktikan dengan indikator-indikator yakni pemberian konseling, pemberian konsultasi, pemberian advokasi serta pemberian rujukan. Selain itu diperoleh pula faktor-faktor yang cenderung mempengaruhi peranan Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga yaitu faktor pendorong diantaranya faktor peran aktif dari masyarakat, faktor kerjasama yang baik dengan berbagai pihak, faktor SDM, faktor dukungan fasilitas dari pemerintah, faktor budaya kerja yang baik, dan faktor pendekatan sedangkan faktor yang menghambat perannya antara lain adalah faktor anggaran pelaksanaan yang masih kurang, faktor tingkat pendidikan masyarakat yang masih rendah, faktor kesulitan keterjangkauan lokasi, faktor pengetahuan masyarakat terhadap Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga, faktor dukungan keluarga, dan faktor jarak yang jauh.
Abtrak (Bhs. Inggris)ABSTRACT
This study aims to determine the role of the Institute of Family Welfare Consultation in reducing the rate of divorce in Banyumas and to determine the factors that influence the role of the institution.
This study used qualitative research methods through a socio-juridicial approach to the specification descriptive study. Intake of informants using purposive sampling or criterian based selection followed by snowball sampling. Types and sources of data include primary data and secondary data obtained from interviews and document study methods. The data presented in the form of narrative text systematically arranged and also the data matrix.
Based on our research, the result for Family Welfare Consultation Institute has been active in carrying out its role to reduce the rate of divorce in Banyumas. This is evidenced by the indicators counseling, consultancy, provision of advocacy and referrals. Also obtained are also factors that are likely to affect the role of the Institute for Family Welfare Consultation motivating factor among the active role of community factors, factor good cooperation with various parties, human factors, factors of government support facilities, good work culture factors, and factors approach while inhibiting factor is the role of factors such as budget execution is still lacking, factor levels of public education is still low, the difficulty factor of affordability location, the community knowledge about Institute for Family Welfare Consultation factors, family support factors, and the factor of distance.

Kata kunciPeranan, Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga, Perceraian
Pembimbing 1Haedah Faradz, S.H., M.H.
Pembimbing 2Saryono Hanadi, S.H., M.H.
Pembimbing 3Alef Musyahadah Rahmah, S.H., M.H.
Tahun2014
Jumlah Halaman23
Tgl. Entri2014-08-19 07:10:19.634779
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.