Artikel Ilmiah : F1C007047 a.n. LINTANG ANGGERASITA PARAMAARTHA

Kembali Update Delete

NIMF1C007047
NamamhsLINTANG ANGGERASITA PARAMAARTHA
Judul ArtikelANALISIS SEMIOTIKA PHOTO STORY “PERJUANGAN UNTUK PENDIDIKAN” KARYA KRISTIANTO PURNOMO
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian dengan judul ANALISIS SEMIOTIKA PHOTO STORY “PERJUANGAN UNTUK PENDIDIKAN” KARYA KRISTIANTO PURNOMO merupakan penelitian tentang analisis semiotika pada sebuah karya fotografi. Penelitian ini menggunakan analisis semiotika guna merepresentasikan pendidikan di Indonesia melalui media fotografi sebagai instrumen utama penelitian yang direkam oleh Kristianto Purnomo. Fotografi adalah salah satu media komunikasi visual yang berfungsi menyampaikan pesan atas apa yang tersirat di dalamnya.
Kajian utama dalam penelitian ini adalah bagaimana suatu pesan dapat diketahui pemaknaannya secara denotatif maupun konotatif, dan menemukan mitos yang berlaku. Penelitian ini melihat bagaimana realitas secara umum pendidikan di Indonesia terutama di wilayah perdesaan melalui sebuah media foto.
Penelitian ini bersifat interpretatif kualitatif dengan semiotika sebagai pisau analisisnya. Metode yang digunakan yaitu analisis semiotika Roland Barthes yang menggunakan dua tahap pemaknaan (two order of signification), yaitu pemaknaan denotasi dan konotasi, kemudian dilanjutkan dengan menarik mitos.
Dari hasil penelitian yang dilakukan terhadap photo story “Perjuangan Untuk Pendidikan”, ditemukan bahwa Photo Story karya Kristianto Purnomo merepresentasikan realitas pendidikan di Indonesia. Serangkaian tanda denotatif memberi petunjuk mengenai elemen-elemen yang terdapat pada foto masing-masing korpus berada pada tingkat pemaknaan terluar yang masih dapat dipahami pemandang foto baik awam maupun profesional. Lalu dilakukan pembedahan makna konotatif yang menimbulkan makna baru.
Penelitian ini memperkuat mitos yang telah ada dan berkembang dalam masyarakat tentang pendidikan di Indonesia, mitos yang telah ada dan mengakar dari masa ke masa pada masyarakat di Indonesia. Yaitu bahwa pendidikan di Indonesia ini belum merata pada daerah-daerah terpencil, baik dari segi sarana prasarana, tenaga pendidik, maupun infrastruktur lainnya yang apabila dipenuhi maka dapat menunjang proses belajar-mengajar. Permasalahan seperti ini dapat ditangani sesegera mungkin, untuk menciptakan Indonesia yang lebih berkualitas.

Kata Kunci : Semiotika, Roland Barthes, Photo Story, Pendidikan
Abtrak (Bhs. Inggris)SEMIOTIC ANALYSIS PHOTO STORY "STRUGGLE FOR AN EDUCATION" BY KRISTIANTO PURNOMO is the study of semiotic analysis on a photographic work. This study uses analysis of semiotics to represent education in Indonesia through the medium of photography as the main research instrument recorded by Kristianto Purnomo. Photography is a medium of visual communication that works convey the message of what is implied in it.
A major study in this research is how a message can be known by its denotative and connotative meanings, and those connotative ones would eventually find the prevailing myths. These studies look at how reality in general education in Indonesia especially in rural areas through a media photo.
This study is a qualitative interpretative semiotic analysis as a knife. While the method used is Roland Barthes semiotic analysis method which uses two stages of meaning (two orders of signification), that is the meaning denotation and connotation, which is then followed by the interesting myth.
From the results of research conducted on the photo story "struggle for education", it was found that Photo Story by Kristianto Purnomo represents the reality of education in Indonesia. A series of signs in denotative gave instructions on the elements contained in each photo corpus is at the level of the outer meaning that the viewer can still understand as a common and professional. Then perform the advanced stages of connotative meanings that will lead to a new meaning.
This research confirmed the myth that has existed and grown in the public about education in Indonesia, a myth that has been there from time to time to deeply located in communities in Indonesia. that education in Indonesia is not evenly distributed in the remote areas, both in terms of infrastructure, teaching staff, as well as other infrastructure which when filled then it can support the teaching-learning process. Problems like this can be handled as soon as possible, to create a higher quality education of Indonesia.

Keywords: Semiotics, Roland Barthes, Photo Story, Education
Kata kunciSemiotika, Roland Barthes, Photo Story, Pendidikan
Pembimbing 1Tri Nugroho Adi, M. Si
Pembimbing 2Agus Ganjar Runtiko, M. Si
Pembimbing 3Drs. Chusmeru, M. Si
Tahun2014
Jumlah Halaman185
Tgl. Entri2014-08-18 22:05:34.910566
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.