Artikel Ilmiah : E1A009103 a.n. ROSITA FONY PERMANA
| NIM | E1A009103 |
|---|---|
| Namamhs | ROSITA FONY PERMANA |
| Judul Artikel | PERKAWINAN WANITA DALAM KEADAAN HAMIL (Studi Terhadap Penetapan Pengadilan Agama Kota Magelang Nomor 0017/Pdt.P/2013/PA.Mgl) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pertimbangan hukum Hakim dalam mengabulkan perkawinan wanita dalam keadaan hamil yang terjadi berdasarkan Penetapan Pengadilan Agama Kota Magelang Nomor 0017/Pdt.P/2013/PA.Mgl dan untuk mengetahui akibat hukum yang timbul terhadap anak yang lahir dari perkawinan wanita dalam keadaan hamil. Untuk mencapai tujuan tersebut penulis menggunakan metode pendekatan secara yuridis normatif. Spesifikasi penelitian yang digunakan adalah Penerapan Hukum. Metode analisis bahan hukum adalah Kualitatif. Kesimpulan dari hasil penelitian dan pembahasan tentang perkawinan wanita dalam keadaan hamil adalah 1) Hakim dalam mengabulkan permohonan dispensasi kawin dengan alasan calon mempelai wanita telah hamil atau perkawinan wanita dalam keadaan hamil ini didasarkan pada pasal 53 Kompilasi Hukum Islam sehingga menimbulkan kepastian, kemanfaatan dan keadilan bagi calon mempelai perempuan tersebut dan 2) Dikabulkannya perkawinan wanita hamil tersebut akan timbul akibat hukum yaitu apabila anak yang dikandung tersebut lahir perempuan maka apabila anak tersebut akan melakukan pernikahan, bapak biologis dan yuridisnya tidak dapat menjadi wali nikah sehingga harus menggunakan wali Hakim sebagai wali nikahnya. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research is aimed to finding out the issued judges consideran a determination that the applicant's marriage pregnant license based on the Magelang Religious Court No. 0017/Pdt.P/2013/PA.Mgl, and be completed to investigation determine the legal consequences that a child born of the marriage case. The author uses normative juridical approach to investigation these objectives. Application of the law is used specifications research. Analytical method is qualitative legal materials. Base on the research and discussion have conclusion on pregnant women marriage are 1) judges grant married dispensation because the bride have been pregnant, and legal application is based on article 53 of the Compilation of Islamic Law to keep out certainty, expediency and fairness for the bride 2) Legal consequences of marriage pregnant women when born female child. The legal consequences when the child will do the wedding that juridical and biological father can not be a guardian of marriage and should be used a judge of guardian illegitimate. |
| Kata kunci | Perkawinan, Wanita, Hamil |
| Pembimbing 1 | Mukhsinun, S.H.,M.H |
| Pembimbing 2 | Haedah Faradz, S.H.,M.H |
| Pembimbing 3 | Trusto Subekti, S.H.,M.Hum |
| Tahun | 2009 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | 2014-08-18 20:35:13.844486 |