Artikel Ilmiah : A1C010051 a.n. TRI ARFIANTI

Kembali Update Delete

NIMA1C010051
NamamhsTRI ARFIANTI
Judul ArtikelANALISIS KAPABILITAS PETANI DAN PENGARUHNYA TERHADAP PRODUK DAN PENDAPATAN USAHATANI BAWANG DAUN
DI DESA BATURSARI KECAMATAN PULOSARI
KABUPATEN PEMALANG
Abstrak (Bhs. Indonesia)Desa Batursari merupakan salah satu sentra produksi bawang daun di Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang. Desa ini terletak pada ketinggian 1600 m dpl dan suhu harian mencapai 200C. Tujuan penelitian ini adalah : (1) menganalisis tingkat kapabilitas petani bawang daun, (2) menganalisis pendapatan usahatani bawang daun, (3) menganalisis perbedaan pencapaian produk serta pendapatan usahatani bawang daun pada berbagai tingkat kapabilitas dan pengaruh tingkat kapabilitas terhadap besarnya produk dan pendapatan usahatani bawang daun. Metode penelitian menggunakan studi kasus dengan rancangan pengambilan sampel yaitu simple random sampling, kepada 48 petani responden. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi pustaka. Metode analisis data menggunakan uji validitas dan reliabilitas kuesioner, likert’s summated rating, analisis pendapatan, dan analysis of variance (Anova).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Tingkat kapabilitas petani bawang daun Desa Batursari berada pada kategori rendah. (2) Rata-rata pendapatan usahatani bawang daun pada kapabilitas tinggi, cukup, rendah dan sangat rendah sebesar Rp7.935.146,00, Rp4.445.684,00, Rp3.032.444,00, dan Rp1.685.062,00. (3) Terdapat perbedaan pencapaian produk pada berbagai tingkat kapabilitas dan dapat diprediksikan bahwa kapabilitas berpengaruh terhadap besarnya produk usahatani. Terdapat perbedaan pendapatan pada berbagai tingkat kapabilitas dan dapat diprediksikan bahwa tingkat kapabilitas petani berpengaruh terhadap pendapatan usahatani bawang daun.
Abtrak (Bhs. Inggris)Batursari Village is one of bunching onion production center in Pulosari District Pemalang Regency. The village is located at height 1600 mdpl and daily temperature reach 20oC. The research was aimed to: (1) analyze the level of bunching onion farmer’s capability, (2) analyze the income of bunching onion farming, (3) analyze the difference of obtain product and income of bunching onion farming on various capability level and the influences of capability toward product and income of bunching onion. The methodology in this research is case study method with sampling simple random simple to 48 respondent farmers. The technique of collecting data through observation, interview, dan literature. Data were analyzed using validity and reliability test of questionnaire, likert’s summated rating, income analysis and analysis of variance (Anova).
Research results showed that (1) Capability level of farmer bunching onion on Batursari village in low category. (2) The average income of bunching onion farming in high, sufficient, low and very low is Rp7.935.146,00, Rp4.445.684,00, Rp3.032.444,00, and Rp1.685.062,00. (3) There are differences obtain product on various capability level and could be predicted that farmer’s capability is influenced to farm product. There are differences income on various capability and could be predicted that farmer’s capability is influence to income of bunching onion.
Kata kunciKata Kunci: Kapabilitas, pendapatan, bawang daun.
Pembimbing 1Dr. Ir. Teguh Djuharyanto, M.P.
Pembimbing 2Ir. Dwi Purwastuti, M.Si.
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri2014-08-18 11:51:47.724086
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.