Artikel Ilmiah : A1G011018 a.n. ANDHIKA AGUNG WICAKSONO

Kembali Update Delete

NIMA1G011018
NamamhsANDHIKA AGUNG WICAKSONO
Judul ArtikelEFISIENSI PEMASARAN CABAI MERAH (Capsicum Annuum L.)
DI DESA KUTABAWA KECAMATAN KARANGREJA
KABUPATEN PURBALINGGA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Cabai merah merupakan salah satu produk hortikultura yang memiliki prospek cerah untuk dikembangkan di Indonesia. Salah satunya berada di wilayah Jawa Tengah yaitu terletak di Desa Kutabawa Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga. Petani cabai merah menjual hasil panen kepada para pedagang pengumpul dan penentuan harga cabai merah berada di tangan pedagang pengumpul. Hal tersebut dapat menyebabkan selisih harga yang tinggi antara produsen dan konsumen. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui saluran pemasaran cabai merah, menganalisis bagian harga yang diterima oleh petani (farmer share), menganalisis tingkat efisiensi pemasaran cabai merah secara teknis dan ekonomis di Desa Kutabawa.
Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survei. Pengambilan sampel petani menggunakan metode Simple Random Sampling dan didapatkan 27 sampel petani. Pengambilan sampel pedagang menggunakan metode Snow Ball Sampling dan didapatkan 13 pedagang perantara sebagai sampel. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis farmer’s share dan analisis efisiensi teknis dan ekonomis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua saluran pemasaran cabai merah di Desa Kutabawa yaitu : 1) Petani - pedagang pengumpul - pedagang besar - pedagang pengecer - Konsumen. 2) Petani - pedagang pengumpul - pedagang pengecer - konsumen. Bagian harga yang diterima oleh petani (Farmer’s share) pada saluran pemasaran I sebesar 62,56 persen, pada saluran pemasaran II sebesar 61,53 persen. Belum terdapat saluran pemasaran yang efisien secara teknis dan ekonomis pada pemasaran cabai merah di Desa Kutabawa Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga.
Abtrak (Bhs. Inggris)Red chili is one of the horticultural products that have bright prospects for development in Indonesia. One of them being in the region of Central Java which is located in the Kutabawa Village Sub-District of Karangreja District Purbalingga. Red chili farmers sell their produce to middleman traders and price determination was in the hands of traders. This can lead to a high price difference between producers and consumers. The purpose of this research was to determine the marketing channel of red chili, to analyze part of the price received by farmers (farmer share), and to analyze the level of marketing efficiency red chili technically and economically in the Kutabawa Village.
This research used survey method. The sample of farmers using methods simple random sampling was obtained 27 farmers and the sample of traders uses the methods snow ball of sampling was obtained 13 middleman traders as a sample. Method of analysis used the descriptive analysis, farmer share and a technical and economic efficiency.
The results of research showed that there are two red chili marketing channels in the Kutabawa Village that was: 1) farmers - collector trades - wholesalers - retailers - Consumers, 2) Farmers - collector traders - retailers - consumers. Part of prices received by farmers (Farmer's share) on the marketing channel I of 62.56 percent, the second marketing channel by 61.53 percent. There has not been an efficient marketing channels is technicaly and economically on the marketing of red chili in the Kutabawa Village Sub-District of Karangreja District Purbalingga.
Kata kunciKata kunci : cabai merah, saluran pemasaran, farmer’s share, efisiensi.
Pembimbing 1Ir. H. Adwi Herry K.E, M.P.
Pembimbing 2Indah Widyarini, S.P, M.Sc.
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman19
Tgl. Entri2014-08-18 06:51:17.280339
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.