| NIM | A1C010018 |
| Namamhs | SISKA NURUL SYAMSIAH |
| Judul Artikel | KONTRIBUSI PENDAPATAN GULA KELAPA DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHA GULA KELAPA DI DESA SUSUKAN KECAMATAN SUMBANG KABUPATEN BANYUMAS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Desa Susukan merupakan salah satu Inpres Desa Tertinggal (IDT) di Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas dan merupakan salah satu desa penghasil gula kelapa. Usaha pembuatan gula kelapa di Desa Susukan pada umumnya sudah dilakukan oleh pengrajin lebih dari 10 tahun sehingga usaha pembuatan gula kelapa ini dijadikan sebagai sumber pendapatan rumah tangga meskipun pendapatan yang diperoleh masih rendah yang disebabkan harga jual yang rendah. Pendapatan pengrajin gula kelapa dipengaruhi oleh gula kelapa yang dihasilkan. Gula kelapa yang dihasilkan tersebut dipengaruhi oleh penggunaan faktor produksi (nira, tenaga kerja, bahan bakar dan laru). Pendapatan yang masih rendah dari usaha gula kelapa menyebabkan pengrajin juga memiliki pendapatan lain di luar usaha gula kelapa baik berasal dari sektor pertanian (usahatani, buruh tani dan memelihara hewan) maupun dari usaha di luar sektor pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pendapatan usaha gula kelapa Desa Susukan Kecamatan Sumbang, (2) mengetahui faktor-faktor produksi (nira, tenaga kerja, bahan bakar, dan laru) berpengaruh terhadap produksi gula kelapa, (3) menghitung kontribusi pendapatan gula kelapa terhadap pendapatan rumah tangga. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Pengambilan sampel pengrajin menggunakan metode sensus sebanyak 46 orang. Penelitian di Desa Susukan dilaksanakan mulai tanggal 25 Januari sampai 23 Februari 2014. Analisis data yang digunakan adalah analisis pendapatan, analisis regresi linier berganda dan analisis Income share. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan gula kelapa yang diperoleh sebesar Rp 412.339,00 per bulan. Faktor produksi yang berpengaruh terhadap produksi gula kelapa yaitu nira. Kontribusi pendapatan usaha gula kelapa terhadap pendapatan rumah tangga yaitu sebesar 44,20 persen.
|
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Susukan Villages is one of IDT village (Inpres Desa Tertinggal) in Sumbang District Banyumas Regency and a village that produce palm sugar. Palm sugar business in Susukan Village generally has been done by producer more than 10 years so that the palm sugar business is used as a source of household income even though the income obtained is still low due to the low selling price. Palm sugar producer’s income is influenced by produced palm sugar. Palm sugar that produced is influenced by the use of production factors (sap, labor, fuel and laru). The low income from palm sugar business lead producer also have other income outside palm sugar business both come from the agricultural sector (farming, farm labor and husbandry) or from businesses outside the agricultural sector. This research was aimed to : (1) Know the income of palm sugar business in Susukan Village Sumbang District, (2) Know production factors (sap,labour, fuel and laru) that influenced to palm sugar production, (3)Calculate the contribution of palm sugar business to producer’s household income. The research metodology is case study. The sampling method in this research used census obtained to 46 respondents. The research was conducted in Susukan Village from January 25th untill February 23rd 2014. Data was analyzed by income analysis, multiple linear regression analysis and income share analysis. The results showed that the average income of coconut sugar is obtained by Rp 412,339.00 per month. Factors that influence the production of coconut sugar production is sap. Revenue contribution palm sugar on household income that is equal to 44.20 percent. |
| Kata kunci | Gula kelapa, Pendapatan, Kontribusi, Faktor produksi |
| Pembimbing 1 | Ir. S. H. Suseno, S. U. |
| Pembimbing 2 | Altri Mulyani, S. P., M. Sc. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 18 |
| Tgl. Entri | 2014-08-17 19:10:39.5529 |
|---|