Artikel Ilmiah : A1C010065 a.n. MUJI NURJANNAH

Kembali Update Delete

NIMA1C010065
NamamhsMUJI NURJANNAH
Judul ArtikelAnalisis Komparatif Usahatani Jagung Manis dengan Jagung Pipil di Desa Susukan, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui besarnya pendapatan dari usahatani jagung manis dan usahatani jagung pipil di Desa Susukan, (2) Membandingkan pendapatan dan R/C usahatani jagung manis dan jagung pipil di Desa Susukan, (3) Mengetahui pengaruh penggunaan faktor-faktor produksi terhadap produksi usahatani jagung manis dan jagung pipil di Desa Susukan. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Susukan, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas. Penelitian dilaksanakan pada 21 Januari - 3 Mei 2014. Sasaran penelitian adalah petani yang menjalankan usahatani jagung manis dan jagung pipil di Desa Susukan, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survai. Teknik Pengumpulan sampel petani jagung manis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Simple Random Sampling dan dari 130 petani jagung manis diperoleh 38 petani. Sedangkan teknik pengambilan sampel pada petani jagung pipil dilakukan dengan menggunakan metode sensus dimana anggota populasi sebanyak 17 petani semuanya dijadikan sampel. Metode analisis yang digunakan adalah analisis biaya dan pendapatan; analisis rasio penerimaan dan biaya (R/C); uji beda (Uji t-test) dan analisis fungsi produksi Cobb-Douglas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Usahatani jagung manis memberikan pendapatan per hektar per musim tanam sebesar Rp11.936.755,73 pada lahan milik dan Rp7.276.352,40 pada lahan sewa. Usahatani jagung pipil memberikan pendapatan per hektar per musim tanam sebesar Rp7.422.934,18 pada lahan milik Rp5.946.638,87 pada lahan sewa. (2) Tingkat pendapatan dan R/C usahatani jagung manis tidak berbeda nyata dengan usahatani jagung pipil baik pada lahan milik maupun lahan sewa. (3) Faktor produksi yang berpengaruh nyata terhadap produksi yang dilakukan petani jagung manis di Desa Susukan adalah tenaga kerja. Sedangkan pada usahatani jagung pipil, faktor produksi yang berpengaruh nyata terhadap produksi yaitu pupuk anorganik.

Abtrak (Bhs. Inggris)This research was aimed to (1) Know the amount of income from sweet corn and maize farming in Susukan Village, (2) Comparing income and R/C of sweet corn and maize farming in Susukan Village, (3) Know the effect of the using of production factors to the production of sweet corn and maize farming in Susukan Village. This research was conducted on January 21st– May 3rd 2014. Research target is farmer who runs the sweet corn and maize farming Susukan Village, Sumbang District, Banyumas Regency. The research methodology is survey. The sampling method in this research for sweet corn farmers used simple random sampling and obtained 38 farmers from 130 sweet corn farmers as sample. While the sampling method for maize farmers used census and obtained 17 farmers sampled all. The analytic method in this research used analysis of costs and income; cost and revenue ratio analysis (R/C); different test (Test t-test) and analysis of Cobb-Douglas production function.
Research results showed that (1) Income per hectare per season of sweet corn farming is Rp11.936.755,73 on owned land and Rp7.276.352,40 on lease land. While the income per hectare per season of maize farming Rp7.422.934,18 on owned land and Rp5.946.638,87 lease land. (2) The level of income and R/C of sweet corn farming is not significantly different with maize farming either on owned land or lease land. (3) Factors of production that significantly affect sweet corn farmer's production in Susukan Village is labour. While the maize farming, production factor which significantly affect to production is anorganic fertilizers.
Kata kunciusahatani, jagung, pendapatan
Pembimbing 1Ir. S. H. Suseno, S. U.
Pembimbing 2Altri Mulyani, S. P., M. Sc.
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman21
Tgl. Entri2014-08-17 16:52:09.477114
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.