| NIM | A1C010026 |
| Namamhs | DENNY KUSUMA |
| Judul Artikel | PERBANDINGAN PENDAPATAN USAHA TERNAK AYAM PEJANTAN SEBELUM DAN SESUDAH MENGGUNAKAN MEP+ PADA KWTT “WANITA KARYA” DI DESA KARANGGUDE KULON KECAMATAN KARANGLEWAS – BANYUMAS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Ayam pejantan adalah ayam jantan dari petelur. Dahulu Day Old Chicken (DOC) ayam pejantan tidak laku dijual. Saat ini usaha ternak ayam pejantan sudah dibudidayakan untuk diambil dagingnya. Salah satu produsen dari ayam pejantan adalah Kelompok Wanita Tani Ternak (KWTT) “Wanita Karya” di Desa Karanggude Kulon Kecamatan Karanglewas. Hasil panen yang kurang memuaskan, menjadikan KWTT “Wanita Karya” mencoba mengaplikasikan penggunaan MEP+ melalui pakan ayam yang diharapkan dapat meningkatkan bobot ayam. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui besarnya pendapatan Kelompok Wanita Tani Ternak sebelum dan sesudah menggunakan MEP+ terhadap usaha ternak ayam pejantan; 2) menganalisis efisisensi pendapatan usaha ternak ayam pejantan setelah pemberian MEP+ pada pakan ayam. Metode penelitian menggunakan studi kasus pada KWTT “Wanita Karya”. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis biaya dan pendapatan, R/C, Break Even Point (BEP), Uji beda, Pertambahan Bobot Badan Harian (PBBH). Hasil penelitian meunjukkan bahwa biaya total sebelum MEP+ sebesar Rp 19.741.444 dan sesudah MEP+ sebesar Rp 21.308.658, dan pendapatan sebelum sebesar Rp 2.426.556 dan sesudah sebesar Rp 6.725.262. Nilai R/C sebelum sebesar 1,12 dan sesudah sebesar 1,32. Nilai BEP sebelum adalah 342,29 kg atau 403 ekor dan Rp 10.953.230 dan sesudah sebesar 228,28 kg atau 245 ekor dan Rp 7.304.868. Hasil perhitungan uji beda menunjukkan bahwa terdapat perbedaan bobot ayam sebelum dan sesudah menggunakan MEP+. Nilai PBBH sebelum yaitu 12,54 gram dan sesudah yaitu 13,73 gram. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pendapatan sesudah menggunakan MEP+ dan efisien. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Chicken stud is a cock layer chicken. Formerly DOC chicken stud was unsold. Currently chicken stud breeding has been raising for meat. One of the producers of chicken stud is Livestock Women Farmers Group (KWTT) in the Karanggude Kulon Village Karanglewas District. Unsatisfactory yields, making KWTT “Wanita Karya” trying to apply the use of MEP + through the feed that is expected to increase the weight of the chicken. This study was aimed to 1) determine the revenues of Livestock Women Farmers Group before and after giving MEP+of the chicken stud’s farming; 2) analyze the efficiency of chicken stud business revenues after giving MEP+ in chicken’s feed. The research method using a case study on KWTT “Wanita Karya”. Data analysis methods used are the analysis of costs and revenues, the R / C, Break Even Point (BEP) and the Chicken Body Weight Growth (ADG). Research results showed that the total cost before the MEP+ Rp 19,741,444 and after MEP+ Rp 21,308,658, and revenues before and after implemanted the MEP+ Rp 2,426,556 and Rp 6,725,262. R / C value of before and after implemanted the MEP+ 1.12 and 1.32. BEP values before was 342.29 kg or 403 tail and Rp 10,953,230 and after of 228.28 kg or 245 tail and Rp 7,304,868. Research results showed there have differences between chicken body weight before anf after implemanted the MEP+.ADG values before is 12.54 gram and after 13.73 gram. It shows that there is an increase in revenue after using MEP+ and efficiently. |
| Kata kunci | Pendapatan, Ayam Pejantan, MEP+, KWTT Wanita Karya Banyumas. |
| Pembimbing 1 | Ir. S.H. Suseno, S.U. |
| Pembimbing 2 | Dr. rer.agr. Ir. Djeimy Kusnaman, M.Sc. Agr. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 21 |
| Tgl. Entri | 2014-08-17 14:30:36.568317 |
|---|