Artikel Ilmiah : F1F008016 a.n. ESTININGTYAS SHOLIKHAH

Kembali Update Delete

NIMF1F008016
NamamhsESTININGTYAS SHOLIKHAH
Judul ArtikelThe Struggle of the Main Characters in The Heretic’s Daughter to Fight the Absurdity of Life.
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kata Kunci: absurdisme, keadaan yang absurd, perjuangan, penjara, hukuman mati, kematian.

Penelitian berjudul The Struggle of the Main Characters in The Heretic’s Daughter to Fight the Absurdity of Life bertujuan untuk menganalisa perjuangan para karakter utama pada novel dalam menghadapi keadaan absurd di kehidupan mereka. Novel ini bercerita tentang keluarga Carrier yang berjuang keras untuk menghadapi keadaan absurd yang menerpa hidup mereka.

Dalam penelitian ini, metode deskriptif telah diterapkan untuk menganalisa data. Sumber data dari penelitian ini adalah novel karya Kathleen Kent berjudul The Heretic’s Daughter yang terfokus pada analisis mengenai isu-isu Absurdisme. Ada beberapa langkah yang dilakukan untuk menganalisis jawaban dari rumusan masalah dalam penelitian ini. Langkah pertama adalah mengumpulkan data-data dari novel. Kemudian, data-data tersebut diklasifikasikan sesuai dengan rumusan masalah. Selanjutnya, data-data akan dianalisis dan kemudian dihubungkan dengan teori Absurdisme. Lalu, data-data itu akan dicek untuk menemukan kebenarannya; dan yang terakhir adalah membuat kesimpulan dari seluruh penjelasan yang telah dipaparkan.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa para karakter utama dalam novel, Martha, Sarah, Tom, dan Andrew Carrier, sebagai manusia yang hidup di dunia yang kejam telah mengahdapi berbagai situasi yang sulit yang dikenal dengan keadaan absurd. Martha dan anak-anaknya dibenci oleh warga kota tempat mereka tinggal; mereka dituduh sebagai keluarga penyihir; mereka dipenjarakan untuk suatu kesalahan yang tidak mereka lakukan; dan yang paling buruk adalah, Martha dihukum mati hanya karena dia berpegang teguh pada keyakinan dan kebenaran yang ia percayai. Mereka menghadapi keadaan absurd ini dengan penuh keberanian tanpa menunjukkan sedikitpun tanda menyerah pada keadaan dan mereka terus berjuang. Semua perjuangan mereka akhirnya membuahkan hasil yang lebih baik bagi hidup mereka, kecuali Martha yang sudah mati. Namun, kematiannya juga mengandung kemenangan karena dia rela mati demi kebenaran yang dia percayai selama ini. Sedangkan bagi anggota keluarga yang lain, mereka akhirnya dibebaskan dan memulai hidup baru dengan penuh kedamaian karena orang-orang mulai menyadari bahwa mereka adalah kelurga yang pantas dihormati karena perjuanangan mereka dalam berjuang demi keadilan dan hak-hak manusia.
Abtrak (Bhs. Inggris)Keywords: absurdism, absurdity, struggle, jail, death sentence, death.

The research entittled The Struggle of the Main Characters in The Heretic’s Daughter to Fight the Absurdity of Life is conducted to analyze the struggle of the main characters in the novel in facing the absurdity in their lives. This novel tells about the Carriers family who struggle hard to face some absurdities that exist in their lives.

In this research, descriptive method is applied to analyze the data. The data source of this research is Kathleen Kent’s The Heretic’s Daughter which is focused on the analysis of the Absurdism issues. There are some steps done in analyzing the answers of the research question of this study. The first step is to collect the data from the novel. Then, clasify the data based on the research question. Next is to analyze the data and link it with the theory of Absurdism. Later on, the data will be checked to see the trustworthiness; and the last one is to draw the conlcusion of all the explanations.

The result of the analysis shows that the main characters of the novel, Martha, Sarah, Tom, and Andrew Carrier, as human beings living in the hostile world have faced some difficult situation in life known as absurdity. Martha and her children are hated by the people in town; they are accused as witches; they are being jailed for something that is not done by them; and worst, Martha is death-sentenced just because she keeps her faith and truth within her. They face all the absurdities bravely by not showing any single sign of giving up on struggling. From all these struggles, they finally gain something better in their live, except Martha who is dead. However, her death is triumphant because she dies holding what she believes to be true. As for the rest of the family, they are finally freed and then live their lives peacefully as people start to see that they are a respectable family who struggle for human rights and justice.
Kata kunci absurdisme, keadaan yang absurd, perjuangan, penjara, hukuman mati, kematian.
Pembimbing 1Rizky Februansyah, S.S., M.A.
Pembimbing 2Mia Fitria Agustin, S.S., M.A
Pembimbing 3Eni Nuraeni, S.S., M.A
Tahun2014
Jumlah Halaman60
Tgl. Entri2014-08-15 12:16:47.203375
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.