Artikel Ilmiah : A1C010017 a.n. CICIH HARTINI

Kembali Update Delete

NIMA1C010017
NamamhsCICIH HARTINI
Judul ArtikelMAKSIMISASI PENDAPATAN PERAJIN EMPING MELINJO DI DESA TUK KECAMATAN KEDAWUNG KABUPATEN CIREBON
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian dilaksanakan di Desa Tuk Kecamatan Kedawung Kabupaten Cirebon. Tujuan penelitian ini adalah : 1) Menghitung besarnya biaya dan pendapatan perajin emping melinjo dalam memproduksi emping melinjo yang sudah dikombinasi berbagai jenis dan rasanya. 2) Menghitung kombinasi produk emping melinjo yang dapat memberikan pendapatan maksimal bagi perajin. 3) Mengetahui faktor produksi yang dapat mempengaruhi dalam penentuan kombinasi jumlah produk yang optimal. Lokasi ini dipilih secara purposive dengan pertimbangan bahwa Desa Tuk merupakan sentra industri emping melinjo terbesar di Kabupaten Cirebon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus dan pengambilan sampel secara judgement sampling. Metode analisis yang digunakan adalah analisis biaya dan pendapatan usaha, maksimisasi pendapatan serta sensitivitas dengan menggunakan program linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya rata - rata perajin emping melinjo dalam satu kali proses produksi di Desa Tuk Kecamatan Kedawung Kabupaten Cirebon secara berurutan untuk emping melinjo ketuk pedes manis, ketuk manis, ketuk asin, seloman 6 manis dan seloman 6 asin sebesar Rp2.302.422,00, Rp1.469.660,00, Rp1.264.579,00, Rp1.072.121,00, Rp983.897,00 dan menghasilkan pendapatan sebesar Rp647.007,00, Rp227.130,00, Rp140.482,00, Rp296.073,00 dan Rp103.550,00. Kombinasi produksi emping melinjo yang optimal dengan mengusahakan produksi emping melinjo ketuk pedes manis sebanyak 105,3025 kg dan emping melinjo seloman 6 manis sebanyak 119,048 kg sehingga diperoleh pendapatan yang maksimal sebesar Rp1.452.733,00. Faktor produksi yang mempengaruhi dalam mencapai pendapatan maksimal perajin emping melinjo di Desa Tuk Kecamatan Kedawung Kabupaten Cirebon adalah minyak goreng dan kayu bakar.
Abtrak (Bhs. Inggris)The research was conducted in Tuk Village Kedawung District Cirebon Regency. This research was aimed to: 1) Calculate a number of cost and revenue of emping melinjo producer on producing emping melinjo that has been combined to various variety and flavour. 2) Calculate a combination of emping melinjo product that can give a maximal revenue to producer. 3) Know a main influence of production factor on determaining the combination of optimal quantity of product. Location was chosen by purposive with considered that Tuk Village is the biggest centre of emping melinjo industry in Cirebon Regency. The research method is case study method and sampling by using judgement sampling. The research have used two analytical method i.e. costs-revenues analysis of business, income maximization analysis of business and sensitivity. While Linear Program was used to assembly the analysis proposed. Research results showed that the cost avenue of emping melinjo producer in Tuk Village Kedawung District Cirebon Regency, in a series, for emping melinjo sweet spicy ketuk, sweet ketuk, salty ketuk, sweet seloman 6 and salty seloman 6 as much as Rp2,302,422.00, Rp1,469,660.00, Rp1,264,579.00, Rp1,072,121.00, Rp983,897.00 and give the income as much as Rp647,007.00, Rp227,130.00, Rp140.482,00, Rp296.073,00 dan Rp103.550,00. The optimal combination of emping melinjo is emping melinjo with sweet spicy ketuk product 105.3025 kg and sweet seloman 6 119.048 kg , so that the obtained maximum income is Rp1,452,733.00. Production factor that influence to reach emping melinjo producer’s maximum income in Tuk Village Kedawung District Cirebon Regency is cooking oil and firewood.
Kata kunciMaksimisasi, pendapatan, emping melinjo, Cirebon.
Pembimbing 1Ir. Tatang Widjojoko, M.P.
Pembimbing 2Ir. Dwi Purwastuti, M.Si.
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman20
Tgl. Entri2014-08-14 15:07:04.902213
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.