Artikel Ilmiah : A1H010012 a.n. DEVI INDRIYANTHI

Kembali Update Delete

NIMA1H010012
NamamhsDEVI INDRIYANTHI
Judul ArtikelPengaruh Jenis Kemasan (Polyprophylene, Polyethylene dan Toples Kaleng) Terhadap Kualitas dan Umur Simpan Kerupuk Bawang Goreng Pasir dan Goreng Minyak
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kerupuk merupakan makanan yang sangat digemari oleh masyarakat luas. Salah satu jenis kerupuk yang mudah ditemui yaitu kerupuk bawang. Kerupuk bawang ini banyak dikonsumsi sebagai makanan tambahan dan juga untuk cemilan. Cara mencegah kerupuk agar tidak mudah tengik, yaitu mengganti minyak dengan menggunakan pasir sebagai media untuk menggoreng. Kerupuk bersifat higroskopis sehingga mudah “melempem” jika tidak dikemas dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis kemasan terhadap kualitas dan umur simpan kerupuk bawang yang digoreng dengan minyak dan pasir serta mengetahui jenis kemasan terbaik untuk mengemas kerupuk bawang goreng minyak dan goreng pasir. Penelitian ini menggunakan 2 media penggorengan yaitu minyak (K1) dan pasir (K2) setelah itu kerupuk bawang disimpan tanpa kemasan sebagai kontrol (P1), dalam Polyethylene (PE) ketebalan 0,05 mm (P2), Polyprophylene (PP) ketebalan 0,07 mm (P3) dan toples kaleng (P4) pada suhu dan RH lingkungan selama 10 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa toples kaleng merupakan jenis kemasan terbaik untuk mengemas kerupuk bawang yang digoreng dengan minyak dan pasir. Nilai akhir kadar air, tegangan dan uji organoleptik kerupuk goreng minyak dalam kemasan toples kaleng yaitu 3,496 %bk, 0,2182 N/mm2, 4,4 (renyah). Nilai akhir kadar air, tegangan, dan uji organoleptik kerupuk goreng pasir dalam kemasan toples kaleng yaitu 4,74 %bk, 0,221 N/mm2, 4,4 (renyah). Prediksi umur simpan kerupuk bawang goreng minyak dalam kemasan (PE) 0,05 mm, (PP) 0,07 mm dan toples kaleng yaitu 7 hari, 12 hari dan 23 hari, sedangkan pada kerupuk bawang goreng pasir yaitu 27 hari, 39 hari dan 70 hari.
Abtrak (Bhs. Inggris)Crackers very favored by many people. One of crackers that is easy to find, is onion crackers. Onion crackers eaten as complementary foods or snack. To prevent this crackers being rancid, replacing oil with uses sand as a medium to fry. Crackers have the nature of hygroscopic, it enables to be “soggy” if it is not packaged properly. The objective of this research was to know the effect of packaging type to the quality and shelf life of onion crackers that are both fried using oil and sand, and know the best packaging type for packing onion crackers which fried using sand and oil. This research used two media for frying that is oil (K1) and sand (K2) after that onion crackers were stored unpackaged as kontrol (P1), in Polyethylene (PE) with thicknesses 0,05 mm (P2), in Polyprophylene (PP) with thicknesses 0,07 mm (P3) and can jar (P4) for 10 days in temperature and ambient relative humidity (RH). Result showed that can jar is the best packaging type to store the onion crackers which are fried both using oil and sand. Final score of water content, texture (voltage) and organoleptic test of crackers fried using oil in can jar are 3,496 %bk, 0,2182 N/mm2 and 4,4 (crisply). Final score water content, texture and organoleptic test of crackers fried using sand in can jar are 4,74 %bk, 0,221 N/mm2 and 4,4 (crisply). Shelf life’s prediction of onion crackers fried using oil in PE 0,05 mm, PP 0,07 mm and can jar are 7 days, 12 days and 23 days, while of onion crackers fried using sand are 27 days, 39 days and 70 days.
Kata kuncikerupuk bawang, media minyak, media pasir, Polyethylene (PE), Polyprophylene (PP), toples kaleng, perubahan nilai, umur simpan
Pembimbing 1Dr. Ir. Siswantoro, M. P.
Pembimbing 2Rifah Ediati, S.TP. M.P.
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman9
Tgl. Entri2014-08-13 19:41:44.978765
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.