Artikel Ilmiah : E1A109075 a.n. TOFIKIN

Kembali Update Delete

NIME1A109075
NamamhsTOFIKIN
Judul ArtikelPERLINDUNGAN HAK ASASI MANUSIA TERHADAP KELOMPOK MINORITAS DI INDONESIA (STUDI KASUS PENGUSIRAN WARGA SYIAH DI SAMPANG MADURA)

Abstrak (Bhs. Indonesia)Pada ahir tahun 2011 terjadi konflik antara umat Islam yang bermadzhab Sunni dan Syiah, Majelis Ulama Indonesia Jawa Timur Mengeluarkan Fatwa No.Kep-01/SKF-MUI/JTM/I/2012 tentang kesesatan ajaran Syiah, fatwa ini dijadikan alasan oleh beberapa kelompok masyarakat untuk bertindak main hakim sendiri sehingga permasalahanya berubah yang semula adalah masalah internal agama Islam menjadi permasalahan seluruh warga negara.
UUD 1945 yang menjadi payung hukum seluruh kehidupan Negara Republik Indonesia harusnya bisa menengahi pertikaian antar warga negara tersebut. Kehidupan keberagaman di Indonesia yang diatur secara jelas tertuang dalam pasal 28 dan 29 tengah diuji. Berdasarkan dari realitas tersebut maka skripsi ini disusun.
Penelitian ini akan mengkaji ulang kedudukam negara sebagai ruang publik untuk bisa dinikmati oleh seluruh warga Negara Indonesia tanpa membedakan minoritas dan mayoritas, beranjak dari sinilah semangat kebernegaraan dibangun. Penelitian ini juga menghindari pertentangan antara mayoritas dan minoritas, tetapi membangun dialog dan komunikasi antar keduanya.

Kata kunci : negara hukum, hak asasi manusia, kelompok minoritas
Abtrak (Bhs. Inggris)ABSTRACT
By the end of 2011 there is a conflict between Sunni Muslims and Shia bermadzhab, East Java Indonesia Ulama Council issued a fatwa on apostasy No.Kep-01/SKF-MUI/JTM/I/2012 Shia doctrine, the fatwa is used as an excuse by some communities to vigilante act so problem changed the original Islamic religion is an internal problem becomes the problem of all citizens.
UUD 1945 that becoming an umbrella law for entire life in the Republic of Indonesia ought to mediate this conflict between those party, life of religion that arranged clearly in Section 28 and 29 have been test, pursuant to this reality, the thesis in compiled.
The research will re-study the position of stat as a public domain that can be enjoyed by the entire citizen without any differentiating minority and majority. Bolt from that, the spirit of state will be develop. This research also avoid the opposition of majority and minority by developing the dialogue and communication between those party.

Keywords: State, human rights, minority

Kata kunciNegara hukum, hak asasi manusia, kelompok minoritas
Pembimbing 1Dr. Riris Ardhanariswari, S.H., M.H
Pembimbing 2Satrio Saptohadi, S.H., M.H
Pembimbing 3Tenang Haryanto, S.H., M.H
Tahun2014
Jumlah Halaman21
Tgl. Entri2014-08-13 16:15:26.781309
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.