Artikel Ilmiah : H1D010030 a.n. SYAEFUL ANNAS

Kembali Update Delete

NIMH1D010030
NamamhsSYAEFUL ANNAS
Judul ArtikelANALISIS NERACA AIR (Water Balance)
PADA BENDUNG GERAK SERAYU KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Perkembangan wilayah suatu daerah akan meningkatkan kebutuhan air seiring dengan laju pertumbuhan penduduknya. Kecenderungan yang terjadi yaitu ketersediaan air khususnya dari air permukaan (sungai) tetap, sedangkan kebutuhan air terus meningkat. Bendung Gerak Serayu merupakan konstruksi bangunan air yang berfungsi menaikkan dan mengatur muka air Sungai Serayu yang terletak di Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Bendung Gerak Serayu dimanfaatkan untuk berbagai keperluan irigasi pertanian dan kebutuhan air baku.
Peningkatan kebutuhan air tidak dapat dihindari, tetapi haruslah diprediksi dan direncanakan, salah satu caranya adalah dengan analisis neraca air. Analisis neraca air merupakan salah satu cara untuk mengetahui apakah kebutuhan air masih dapat dipenuhi dengan ketersediaan air yang ada di suatu daerah. Debit ketersediaan air dihitung dengan Model Mock dan debit andalan Bendung Gerak Serayu hasil observasi. Debit kebutuhan air dihitung dan dipertimbangkan berdasarkan debit kebutuhan air rencana yang telah ditentukan pemerintah, debit kebutuhan air hasil observasi dan debit kebutuhan air hasil perhitungan secara analitis.
Berdasarkan analisis, diketahui bahwa Bendung Gerak Serayu memiliki volume ketersediaan air dari hasil Model Mock sebesar 88923,09 juta m3/ tahun dan hasil observasi sebesar 81145,764 juta m3/tahun. Volume kebutuhan air yang harus dilayani Bendung Gerak Serayu berdasarkan kebutuhan rencana sebesar 14206,347 juta m3/ tahun, sedangkan kebutuhan air hasil observasi sebesar 18341,97 juta m3/tahun dan kebutuhan air hasil analitis sebesar 13048,514 juta m3/tahun. Pada bulan Oktober-Juni kebutuhan air terpenuhi karena ketersediaan air melebihi kebutuhan air (surplus). Pada bulan Juli-September keadaan imbangan air yang terjadi defisit karena kebutuhan yang harus dilayani mendekati ketersediaan air yang ada.
Abtrak (Bhs. Inggris)The development of an area will cause the water demand increased continually, lined with population growth. The tendency is particularly water availability from surface water (rivers) remain, while the water demand increase. Serayu Barrage is the construction which serves to raise and regulate the water level at Serayu River that located in Rawalo District, Banyumas Regency, Central Java. Serayu Barrage used for agricultural irrigation and urban water.
The increasing of water demand can not be avoided, it must be predicted and planned using water balance analysis. Water balance analysis is one way to find out water demand can be filled by water supply in an area. Water supply is calculated by Mock Model and reliable discharge of Serayu Barrage. Water demand is considered according to government plan, observation result and analytical method result.
Based on the analitycal method, Serayu Barrage have volume by Mock Model is 88923.09 million m3/year and observation result is 81145.764 million m3/year. Water demand volume to be served by Serayu Barrage based on water demand plan is 14206.347 million m3/year, observation result is 18341.97 million m3/year, and analytical method result is 13048.514 million m3/year. In October until June water demand can be fulfill because the river discharge exceeds the water demand (surplus). In July to September the state of water balance deficit because of the necessity to be served closer to the existing water supply.
Kata kunciBendung Gerak Serayu , Ketersediaan Air, Kebutuhan Air, Neraca Air
Pembimbing 1Sanidhya Nika P., S.T., M.T.
Pembimbing 2Dr. Eng. Purwanto B.S.,ST.,M.T.
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman17
Tgl. Entri2014-08-11 19:53:50.98154
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.