Artikel Ilmiah : G1A009039 a.n. NOERAY PRATIWI MULYADI

Kembali Update Delete

NIMG1A009039
NamamhsNOERAY PRATIWI MULYADI
Judul ArtikelPENGGUNAAN KB SUNTIK DEPO MEDROKSI PROGESTERON ASETAT (DMPA) DENGAN KEJADIAN VAGINITIS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar belakang: Organ reproduksi selalu mendapat perhatian dalam kehidupan sehari-hari, khsusnya terkait dengan masalah kesehatan seksual. Salah satu penyakit yang banyak dijumpai pada organ reproduksi adalah vaginitis. Vaginitis merupakan suatu inflamasi pada vagina yang terjadi akibat perubahan keseimbangan flora normal, sedangkan penyebab lainnya adalah karena pengaruh hormonal pada beberapa kontrasepsi.
Tujuan: Mengetahui hubungan antara penggunaan KB suntik DMPA dengan kejadian Vaginitis.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan yang melibatkan 40 wanita yang menggunakan KB suntik DMPA.
Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 35,00% responden dengan status positif vaginitis, dan 65,00% status vaginitis negatif. Kelompok dengan status vaginitis positif terdistribusi atas kandisiasis (20%), trikomoniasis (5%), dan bacterial vaginosis (10%). Kelompok dengan status vaginitis negatif berdasarkan pemeriksaan laboratorium termasuk dengan skor nugent normal (27,5%) dan skor intermediet (37,5%). Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara penggunaan KB suntik DMPA dengan kejadian vaginitis (X2=0,024, p=0,876) pada wanita yang menggunakan KB Suntik DMPA.
Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara penggunaan KB suntik DMPA dengan kejadian vaginitis.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Reproductive organs received less attention in everyday life, due to our culture sometimes feel less comfortable discussing sexual issues, when the organ is in dire need of attention, especially health and hygiene. One of the diseases that often arises is vaginitis. Vaginitis is an inflammation of the vagina that occur due to changes in the balance of the normal flora, other than that vaginitis can also be caused by a hormone found in some contraceptives.
Aim: Determining the relationship between use of Injectable contraceptive DMPA with incidence of vaginitis.
Methods: This research was an observational analytic, which involving 40 women on family planning.
Result: The results of this study indicated that 35,00% respondent had positive vaginitis status and 65,00% had negative vaginitis status. The result showed there was no significant relationship between use of Injectable contraceptive DMPA with incidence of vaginitis among women on family planning (X2=1,043, p=0,320)
Conclusion: Neither Injectable contraceptive DMPA used have relation to the incidence of vaginitis among women on family planning.
Kata kuncivaginitis, KB suntik DMPA
Pembimbing 1dr. Aditiyono, Sp. OG.
Pembimbing 2dr. Amalia Muhaimin, M.Sc.
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2014-08-07 20:40:52.459388
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.