Artikel Ilmiah : F1C010045 a.n. MEDIANTI LAKSINTA
| NIM | F1C010045 |
|---|---|
| Namamhs | MEDIANTI LAKSINTA |
| Judul Artikel | Hubungan Antara Komunikasi Terapeutik Dengan Kepuasan Pasien Jamkesmas / BPJS di Ruang Kelas III RSUD dr.R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Dalam komunikasi dibutuhkan informasi untuk disampaikan dari komunikator pada komunikan, komunikator yang baik harus dapat menjelaskan informasi tersebut dengan baik sehingga komunikan dapat memahami dengan jelas maksud dari informasi tersebut. Jika informasi tersebut tidak diterima dengan baik maka akan menimbulkan kesalahah pahaman antara komunikator dan komunikan, sama halnya dengan informasi yang diberikan dari tenaga medis ( dalam penelitian ini perawat ) kepada pasien, jika terdapat perbedaan persepsi atau ketidak pahaman dalam komunikasi tersebut maka akan berakibat pada pelayanan yang buruk. Hal ini melatarbelakangi peneliti untuk melakukan penelitian mengenai komunikasi yang dilakukan perawat pada pasien. Penelitian ini berjudul Hubungan Antara Komunikasi Terapeutik dengan Kepuasan Pasien Jamkesmas / BPJS di RSUD dr.R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara komunikasi terapeutik dengan kepuasan pasien Jamkesmas / BPJS dan mengukur presentase ( % ) variabel kepuasan pasien Jamkesmas / BPJS dipengaruhi oleh variabel komunikasi terapeutik di RSUD dr.R. Goeteng Taroenadibrata. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan pendekatan kuantitatif. Data penelitian diperoleh dari 70 sampel pasien yang diambil secara acak dari 200 populasi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik kuesioner, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang diaplikasikan dalam penelitian ini adalah teknik regresi linier sederhana dan menggunakan analisis koefisien determinasi. Validitas data diuji melalui teknik uji T dan Uji F. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa menurut uji hipotesis terdapat hubungan yang positif antara komunikasi terapeutik dengan kepuasan pasien Jamkesmas / BPJS di RSUD dr.R. Goeteng Taroenadibrata dan Komunikasi terapeutik memiliki hubungan dengan koefisien determinasi ( R =0,443) . Memperlihatkan bahwa komunikasi terapeutik sangat dibutuhkan dalam kegiatan pelayanan yang dilakukan perawat pada pasien |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | In communication, we need at least an information or message to be delivered from the communicator to the receiver, good communicator must be able to explain that information properly so that receiver can understand clearly about the meaning of it. If the reveicer cannot accept it information well, it will cause misunderstanding between the actors of communication process, so does the information provided by medical personnel ( in this study we focused on nurses ) to the patient, if there is a difference in perception or misunderstanding in these communication, it will lead to a bad service. For that matter, the researcher conduct an explore toward communication that occurs between nurses and a patients. The title of this research is The Relationship between Therapeutic Communication with Jamkesmas/BPJS Patient Satisfaction at the RSUD ( Provincial Hospital ) dr.R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga. The aims of this research is to know the relationship between therapeutic communication with Jamkesmas/BPJS patient satisfaction and measure the percentage ( % ) of Jamkesmas/BPJS patients satisfaction that influenced by therapeutic communication in the RSUD dr.R. Goeteng Taroenadibrata. The research method used was survey methods with quantitative approach. Research data gained from 70 samples of patients randomly taken out of 200 populations. Data accumulation is done by the questionnaires technique, observation and documentation. Data analysis techniques applied in this study are a simple linear regression technique and using the determination coefficient analysis. Data validity is tested through t-test and f-test techniques. The research results show that according to hypothesis tests there is a positive relationship between therapeutic communication with Jamkesmas/BPJS patient satisfaction at RSUD dr.R. Goeteng Taroenadibrata, besides, therapeutic Communication have 44.3% connection with determination coefficient ( R2 = 0,443) . Thus, the results shows us that therapeutic communication in nursing care activities is needed performed by nurses toward the patients. |
| Kata kunci | Komunikasi Terapeutik, Kepuasan Pasien. |
| Pembimbing 1 | Agoeng Noegroho, S.Sos, M.Si |
| Pembimbing 2 | Dian Bestari SR,S.IP, M.IKom |
| Pembimbing 3 | Dra. Dwi Pangastuti M,M.Si |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 14 |
| Tgl. Entri | 2014-07-25 08:37:20.374629 |