Artikel Ilmiah : A1E006054 a.n. ARIF PAMBUDI

Kembali Update Delete

NIMA1E006054
NamamhsARIF PAMBUDI
Judul ArtikelEVALUASI EVOLUSI PENGGUNAAN LAHAN DI KECAMATAN SUMBANG KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)RINGKASAN

Perkembangan wilayah yang terjadi di Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas telah mengakibatkan penggunaan lahan khususnya pada lahan pertanian telah beralih fungsi, sehingga luasnya semakin berkurang. Kawasan lahan pertanian luasnya menurun cukup drastis, karena beralih menjadi perumahan/permukiman dan pembangunan fasilitas umum lainnya. Pada sisi lain kebutuhan akan produk pertanian semakin meningkat setiap tahunnya, sejalan dengan pertumbuhan penduduk. Supaya kelestarian tanah terjamin maka alih fungsi lahan dilakukan melalui pendekatan Wilayah Tanah Usaha. Wilayah Tanah Usaha merupakan suatu parameter dalam menentukan upaya mencarikan wilayah penggunaan lahan secara tepat berdasarkan kelerengan dan tingkat ketinggian dari permukaan laut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsepsi wilayah tanah usaha serta evolusi penggunaan tanahnya di Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas.
Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas dan analisis tanah dilakukan di Laboratorium Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian ini dilaksanakan selama empat bulan, dimulai bulan September 2013 sampai dengan Desember 2013. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei berdasarkan satuan lahan homogen (SLH). Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah lereng permukaan, kedalaman solum, drainase, ketinggian dari permukaan laut, dan penggunaan tanah. Data yang diperoleh dipakai dan disesuaikan sebagai data dalam konsepsi wilayah tanah usaha berdasarkan metode faktor penghambat yang dikemukakan oleh I Made Sandy (1997).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kelas penggunaan wilayah tanah usaha di Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas terdiri dari tiga kelas yaitu: kelas wilayah tanah usaha Utama I seluas 3115,28 ha, kelas wilayah tanah usaha Utama II seluas 1687,15 ha, dan kelas wilayah tanah usaha Terbatas seluas 1031,43 ha.

Kata kunci: evolusi penggunaan lahan, lereng permukaan, kedalaman solum, drainase tanah, ketinggian tempat, penggunaan tanah.
Abtrak (Bhs. Inggris)SUMMARY



Developments occurred in the area of District Sumbang, Banyumas has resulted in conversion of land use, particularly on agricultural land, thus the land has diminishing extent. The extent of agricultural land area diminised quite dramatically, since turned into housing or settlements and the construction of public facilities. On the other hand the need for agricultural products is increasing every year, in line with population growth. Land conversion is done through Region Business Land approaches to preserve the agricultural land. Region Business Land is a decisive parameter in an attempt to find the exact area of land use based on slope and altitude level. The purpose of this study was to determine the conception of the Region Business Land as well as the evolution of land use in the District Sumbang, Banyumas.
This study was conducted in the District Sumbang, Banyumas and soil analysis performed at the Soil Science Laboratory, Faculty of Agriculture, General Sudirman University. It was conducted over four months, starting in September 2013 until December 2013. The method used was a survey method based on homogeneous land units (HLU). The variables observed in this study are surface slope, solum depth, drainage, altitude and land use. The data obtained were used and adjusted as the data in the conception of the region business land based on inhibiting factors method proposed by I Made Sandy (1997).
The results showed that: region business land level of use in the District Sumbang, Banyumas consists of three levels: Main Region Business Land I Level that covers areas of 3115.28 ha, Main Region Business Land II Level that covers areas of 1687.15 ha and Limited Region Business Land that covers areas of 1031.43 ha.

Keywords: land use evolution, surface slopes, solum depth, land drainage, altitude, land use.
Kata kuncievolusi penggunaan lahan, lereng permukaan, kedalaman solum, drainase tanah, ketinggian tempat, penggunaan tanah.
Pembimbing 1Ir. Begananda, M.S.
Pembimbing 2Drs. Prasmadji Sulistyanto, M.Si.
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman61
Tgl. Entri2014-07-22 04:32:28.094574
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.