Artikel Ilmiah : G1F010015 a.n. ALIFA RAHMAWATI MUHAJIR

Kembali Update Delete

NIMG1F010015
NamamhsALIFA RAHMAWATI MUHAJIR
Judul ArtikelEVALUASI PENERAPAN STANDAR PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK KOTA TANGERANG SELATAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)Dalam melakukan pekerjaan kefarmasian di Apotek, apoteker hendaknya menerapkan standar yang ditetapkan pemerintah pada Kepmenkes RI 1027/2004. Berdasarkan penelitian sebelumnya diketahui masih banyak apoteker yang belum memenuhi standar dalam melaksanakan pelayanan kefarmasian, namun penelitian serupa masih sedikit dilakukan. Oleh karena itu diperlukan penelitian tentang penerapan standar pelayanan kefarmasian di apotek kota Tangerang Selatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penerapan standar pelayanan kefarmasian di apotek Kota Tangerang Selatan.
Penelitian dilakukan secara deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel secara acak dan proporsif pada tiap kecamatan dengan jumlah sampel 78 Apotek. Responden adalah APA, Apoteker Pendamping, dan TTK jika apoteker tidak berada di apotek. Cara pengumpulan data melalui kuesioner dari Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek meliputi 3 aspek yaitu pengelolaan sumber daya, pelayanan dan evaluasi mutu pelayanan. Seluruh data hasil penelitian yang berasal dari jawaban responden terhadap pertanyaan kuesioner dianalisis secara deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan secara keseluruhan rata-rata skor penerapan standar pelayanan kefarmasian di apotek kota Tangerang Selatan pada tahun 2014 adalah 64,94% termasuk kategori cukup. Pelayanan kefarmasian di kota ini tidak sepenuhnya dilakukan oleh apoteker, hanya 13% apoteker yang hadir selama apotek buka. Oleh karena itu perlu adanya peningkatan pelayanan kefarmasian, terutama kehadiran apoteker agar dapat meningkatkan kualitas hidup pasien.
Abtrak (Bhs. Inggris)When performing pharmaceutical service in pharmacy, pharmacist should apply standards in Decree of Ministry Health RI Number 1027/2004. Based on previous research, pharmacists still not meet the standards in pharmaceutical services and there is just a few similar study. Therefore, research about the implementation of pharmaceutical service standar in pharmacies at Tangerang Selatan city still needed. The aim of this study is to know the implementation of pharmaceutical service standard in Tangerang Selatan pharmacies.
The study used descriptive method with cross sectional approach. The sampling method is simply random and proporsive with 78 pharmacies total of sample. Respondens are pharmacist, co-pharmacist, or pharmacist assistans. The data collected by quistionnare from Pharmaceutical Service Standard in Pharmacy consist of 3 aspects, resource management, service, and evaluation of service quality. The data based on reseach was analyzed descriptively.
The results showed the average score of implementation pharmaceutical service standard in South Tangerang city pharmacies during 2014 is 64,94% including in enough category. The service in this city isn’t entirely done by pharmacist, only 13% pharmacists who always stay in pharmacy during open-time. Therefore, the pharmaceutical service in this city still need improvement, especially the present of pharmacist to increase patient’s quality of life.
Kata kunciapotek, pelayanan kefarmasian, kota tangerang selatan
Pembimbing 1Vitis Vini Fera Ratna Utami, M.Sc., Apt.
Pembimbing 2Nuryanti, M.Sc., Apt.
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2014-06-28 08:38:30.156464
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.