Artikel Ilmiah : G1F010007 a.n. WINANTI HANDAYANI

Kembali Update Delete

NIMG1F010007
NamamhsWINANTI HANDAYANI
Judul ArtikelEVALUASI PENERAPAN STANDAR PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK KABUPATEN PURBALINGGA DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA
Abstrak (Bhs. Indonesia) Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek telah diatur oleh Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1027/Menkes/SK/IX/2004. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penerapan standar pelayanan kefarmasian di apotek Kabupaten Purbalingga dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.
Rancangan penelitian menggunakan deksriptif non-eksperimental dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Jumlah sampel terdiri dari 61 apotek dengan responden Apoteker Pengelola Apotek atau Apoteker Pendamping. Cara pengumpulan data adalah dengan wawancara dan menggunakan alat bantu kuesioner.
Skor penerapan standar pelayanan kefarmasian di apotek Kabupaten Purbalingga dikategorikan cukup dengan skor 74,58%. Persentase apotek dalam kategori baik yaitu sebesar 37%, cukup 53,7%, dan kurang 9,3%. Hasil uji Kolmogorov Smirnov menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara variabel bebas (status kepemilikan apotek, status apoteker pengelola apotek, jumlah apoteker pendamping, dan frekuensi kehadiran apoteker) dengan variabel terikat (penerapan standar pelayanan kefarmasian di apotek Kabupaten Purbalingga). Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi sehingga pelayanan kefarmasian di apotek Kabupaten Purbalingga dapat lebih ditingkatkan. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui faktor lain yang berhubungan dengan penerapan standar pelayanan kefarmasian di apotek.
Abtrak (Bhs. Inggris)Standard of pharmaceutical services in the pharmacy has been governed by the decision of Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1027/Menkes/SK/IX/2004. The purpose of this study is to describe the implementation of standards of pharmaceutical services in Purbalingga pharmacies and the factor that influence.
The design of studies using non-experimental descriptive cross sectional approach. The sampling technique used is total sampling. Total sample consisted of 61 pharmacies with is pharmacists (APA) or co-pharmacists at pharmacies. The data collected by interview and by using a questionnaire.
Score of the implementation of pharmaceutical services in pharmacy at Purbalingga District can be categorized good enough by having a score of 74,47%. The percentage of pharmacies in both categories is 37% good, 53.7% enough, and less 9.3%. Kolmogorov Smirnov test results indicate that there is no relationship between independent variable (the ownership status of the pharmacy, the pharmacy manager status pharmacists, assistant pharmacists amount, and frequency of presence pharmacist) with dependent variable (implementation of standards of pharmaceutical services in Purbalingga pharmacies). It can be used as a evaluation materials that pharmaceutical services in Purbalingga pharmacies can be further enhanced. Needing to held a research to find other factors that influence implementation of standards of pharmaceutical services in Purbalingga pharmacies.
Kata kuncipenerapan standar pelayanan kefarmasian di apotek, Kabupaten Purbalingga, faktor-faktor yang mempengaruhinya.
Pembimbing 1Esti Dyah Utami, M.Sc., Apt.
Pembimbing 2Nuryanti, M.Sc., Apt.
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2014-05-29 01:01:33.11187
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.