Artikel Ilmiah : F1B007079 a.n. DANI SETIAWAN SYAH SUJADI

Kembali Update Delete

NIMF1B007079
NamamhsDANI SETIAWAN SYAH SUJADI
Judul ArtikelStrategi Pemberdayaan UKM Batik Di Kecamatan Sokaraja Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)Perkembangan dan persaingan ekonomi antar negara memberikan dampak pada pembangunan industri Indonesia yang setiap daerahnya wajib meningkatkan atau mengembangkan perekonomian usaha kecil dan menengah khususnya batik. Kabupaten Banyumas dilihat secara umum kapasitas produksi batik setiap bulannya mengalami kenaikan tetapi secara khusus untuk Kabupaten Banyumas dengan sentral Kecamatan Sokaraja masih rendah dimana kuota permintaan tidak sebanding dengan kuota produksi yang dihasilkan oleh karena itu melibatkan pemerintah daerah maupun swasta dalam membina pelaku usaha untuk meningkatkan SDM dalam mengembangkan produksi, dimana salah satu faktor dalam perekrutan pembinaan mengalami ketimpangan. Tujuan penelitian ini mengetahui lebih jauh strategi pemberdayaan oleh pemerintah daerah dan memberikan manfaat kepada dinas terkait. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan kualitatif deskriptif yang berusaha menggambarkan suatu gejala sosial yang bertujuan untuk menggambarkan yang up to date atau yang telah berlangsung pada saat penelitian. Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa strategi pemberdayaan usaha kecil dan menengah oleh pemerintah sudah berjalan dengan cukup baik namun masih kurang maksimal. Strategi pemberdayaan tersebut masih terdapat kendala yang mana kurang fokusnya proses pendidikan dan pelatihan dalam hal manajemen produksi. Selain itu juga ruang konsultasi dan pembinaan yang diperlukan oleh para pelaku UKM batik guna mengembangkan usahanya masih mengalami keterbatasan. Kemudian kerjasama operasional seperti kamar dagang yang ada masih belum dioptimalkan peran dan fungsinya guna kepentingan perkembangan UKM batik selama ini.

Kata kunci : Pemberdayaan, Strategi, Usaha Kecil dan Menengah Batik
Abtrak (Bhs. Inggris)Developments and economic competition between countries have an impact on Indonesia's industrial development which each region shall improve or develop the economy, especially small and medium enterprises Batik. Seen in general Banyumas batik production capacity has increased each month, but in particular the existence of a free market for the Central District of Banyumas Sokaraja quota demand is still low which is not comparable with the resulting production quotas and therefore involve local governments and private sectors in fostering business to improve its capacity. The purpose of this study to learn more empowerment strategy by local government and related agencies benefit. The method used in this study with a qualitative descriptive, which is trying to describe a social phenomenon that aims to describe the up to date or that has been ongoing at the time of the study. The result, in this study indicates that the strategy of empowering small and medium enterprises by the government has been running quite well but still less than the maximum. The empowerment strategy there are constraints which focus less education management. In addition, consulting and coaching space required by the batik SMEs to develop their businesses still have limitations. Then the operational as the chamber of commerce is still not optimized role and function in the interests of the development of batik SMEs over the years.

Keywords: empowerment, strategy, batik SMEs .
Kata kunciPemberdayaan, Strategi, Usaha Kecil dan Menengah Batik
Pembimbing 1Tobirin,S.Sos.,M.Si
Pembimbing 2Drs. Simin, M.Si
Pembimbing 3Drs.Darmanto S.S., M.Kes., M.Si
Tahun2014
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2014-05-28 11:46:57.215185
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.