Artikel Ilmiah : H1F008068 a.n. APIP SUPRIATSO
| NIM | H1F008068 |
|---|---|
| Namamhs | APIP SUPRIATSO |
| Judul Artikel | GEOLOGI DAERAH TAMBAKSERANG DAN SEKITARNYA SERTA STUDI LINGKUNGAN PENGENDAPAN FORMASI PEMALI JALUR SUNGAI CIRAJA DESA CIOMAS KECAMATAN BANTARKAWUNG KABUPATEN BREBES JAWA TENGAH |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | SARI Secara geografis daerah penelitian berada pada 07°13’0”-7°18’0’’LS dan 108°50’0”- 108°55’0”BT yang meliputi Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Formasi Pemali menarik untuk diteliti karena hasil penelitian terbaru yang dilakukan oleh Lunt dkk. (2008) menunjukkan umur yang jauh lebih muda yaitu Miosen Akhir – Pliosen (sebelumnya adalah Oligosen – Miosen Awal). Para peneliti terdahulu beranggapan bahwa Formasi Pemali yang diyakini sebagai batuan sumber ditinjau dari sistem hidrokarbon di sekitar wilayah Jawa Tengah berumur jauh lebih tua, yaitu Oligosen Akhir – Miosen Awal. Penelitian ini bertujuan untuk mengklarifikasi umur Formasi Pemali yang tersebar di daerah penelitian berdasarkan Peta Geologi Lembar Majenang yang dibuat oleh Kastowo (1975), serta mempelajari lingkungan pengendapan unit batuan ini. Formasi Pemali di daerah penelitian didominasi oleh material sedimen klastik halus yang diendapkan dengan mekanisme arus turbidit pada kipas bawah laut bagian bawah (lower fan). Litologi Formasi Pemali di daerah penelitian terdiri dari litologi napal lempungan dan batupasir kalkarenit. Analisis umur berdasarkan foraminifera planktonik dari Formasi Pemali di daerah penelitian yaitu berumur Miosen Akhir, sesuai dengan Sumarso dan Suparyono (1974) dan Casdira (2007), serta diperkirakan merupakan Formasi Pemali bagian atas. Hasil penentuan umur ini setara dengan penelitian Lunt dkk. (2008) yaitu berumur Miosen Akhir – Pliosen. Hasil penelitian penulis menunjukkan bahwa umur Formasi Pemali yang lebih muda dibandingkan dengan Formasi Halang. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa kontak Formasi Pemali dan Formasi Halang dibawahnya adalah berangsur. Lingkungan pengendapan Formasi Pemali berupa bathial Atas (500-100 meter) |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | ABSTRACT The study is geographically located on 07°13’0”-7°18’0’’ (Latitude) and 108°50’0”- 108°55’0” (longitude). Study area is inclusively located in Bantarkawung sub-district which belongs to Brebes District, Central Java. Pemali Formation is an interesting rock unit due to the latest of Lunt et al. (2008) that indicate more younger age of Late Miocene – Pliocene (the former age is Oligocene – early Miocene). Many previous authors mentioned that Pemali formation which believe as source rock based on petroleum system of central java has much older ages of late Oligocene – early Miocene. This study furthermore also to clarify the age of Pemali Formation distributed around geologic maps of Majenang, Central Java by Kastowo (1975). And to analyze paleodepositional environment of this rock unit. Pemali Formation distributed around research area dominated by fine clastic sediment deposited by turbidit current in the lower fan. Pemali Formation in this area content of clay marl and calcareous sandstone. Age analysis based on planktonic foraminifers of this rock unit is late Miocene, equivalent to the age analysis result of Sumarso and Suparyono (1974) also Casdira (2007), and estimated as Upper Pemali Formation. The age determination of this study almost correlable with Lunt et al. (2008) that signed late Miocene – Pliocene. Stratigraphic position analysis indicates Pemali Formation is younger Halang Formation. This research also demonstrate gradually contact of Pemali Formation into Halang Under. The Pemali Formation was sedimented in Upper Bathyal (500-1000 m). |
| Kata kunci | Formasi Pemali, Formasi Halang, Miosen Akhir, Bathial Atas, kipas bawah laut bagian bawah |
| Pembimbing 1 | Drs. H. Gentur Waluyo, M.Si |
| Pembimbing 2 | Asmoro Widagdo, ST.,MT |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 16 |
| Tgl. Entri | 2014-05-27 17:23:52.217209 |