Artikel Ilmiah : G1A010087 a.n. DYAH RETNO YUS FATONAH

Kembali Update Delete

NIMG1A010087
NamamhsDYAH RETNO YUS FATONAH
Judul ArtikelHubungan Antara Kejadian Preeklamsia Dengan Kadar Hemoglobin dan Hematoktrit di RSUD. Prof. DR. Margono Soekarjo Tahun 2013
Abstrak (Bhs. Indonesia)LATAR BELAKANG
Preeklamsia merupakan penyebab morbiditas dan mortalitas ibu tertinggi di Indonesia mencapai 33% dari keseluruhan kematian ibu. Di negara yang sedang berkembang prevalensi preeklamsia dilaporkan berkisar antara 0,3%-0,7%.
METODE
Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Besar sampel sebesar 60 yaitu ibu hamil berusia 20-35 tahun yang terdiagnosis preeklamsia dan melakukan rawat inap di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo serta terdata lengkap pada rekam medik dari bulan Januari sampai Desember 2013. Jumlah kelompok pembanding pada penelitian ini sebesar 60 kasus ibu hamil yang tidak menderita preeklamsia. Kadar Hb dan Ht dilihat pada rekam medis.
HASIL
Total sampel sebanyak 120 ibu hamil, ibu preeklamsia yang mengalami peningkatan kadar Hb yaitu sebanyak 32 orang (53,33%), sedangkan pada ibu yang tidak preeklamsia didapatkan paling banyak dengan kadar Hb rendah, yaitu 44 orang (73,33%). Pada ibu preeklamsia paling banyak didapatkan juga kadar Ht meningkat sebanyak 55 orang (91,66%), sedangkan pada ibu hamil yang tidak preeklamsia paling banyak didapatkan dengan kadar Ht rendah sebanyak 42 orang (70%). Pada uji Chi Square didapatkan nilai signifikan (p=0.000) menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara kejadian preeklamsia dengan peningkatan kadar Ht dan Hb.
KESIMPULAN
Preeklamsia meningkatkan kadar Hb dan Ht pada ibu hamil di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo tahun 2013.
Kata kunci: preeklamsia, kadar Hemoglobin, kadar Hematokrit

Abtrak (Bhs. Inggris)BACKGROUND
Preeclampsia is the highest cause of maternal morbidity and mortality in Indonesia which reaches 33% of all maternal death causes. In developing countries, the prevalence of preeclampsia are reported between 0.3% -0.7%.
METHOD
This study used observational analytic with cross sectional approach. 60 samples we collected among 20-35 year-old pregnant women who were diagnosed with preeclampsia and performed patient care in Prof. Dr. Margono Soekarjo Hospital and were completely recorded on medical records from January to December 2013. Comparison group in this study were 60 cases of pregnant women who did not suffer from preeclampsia. Hemoglobin and hematocrit levels were seen from the medical record.
RESULTS
The total sample were 120 pregnant women, mothers with preeclampsia who had elevated hemoglobin level were 32 people (53.33%), whereas 44 (73.33%) women without preeclampsia had obtained low hemoglobin level. In women with preeclampsia hematocrit levels also increased in 55 persons (91.66%), whereas in pregnant women without preeclampsia had obtained low hematocrit levels in 42 persons (70%). Chi Square test found significant value (p = 0.000) which showed a significant relationship between the incidence of preeclampsia with the elevated level of hematocrit and hemoglobin.
CONCLUSION
Preeclampsia increased the level of hemoglobin and hematocrit in pregnant women in Prof. Dr. Margono Soekarjo hospital in 2013.

Keywords: preeclampsia, levels of hemoglobin, hematocrit levels

Kata kunciKeywords: preeclampsia, levels of hemoglobin, hematocrit levels
Pembimbing 1dr. Aditiyono Sp.OG
Pembimbing 2dr. Agung Saprasetya DL, MSc. PH
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2014-05-26 20:42:19.172888
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.