Artikel Ilmiah : G1A008064 a.n. DESTIATPIN SOFYANINGRUM

Kembali Update Delete

NIMG1A008064
NamamhsDESTIATPIN SOFYANINGRUM
Judul ArtikelPERBANDINGAN PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAN BERKELANJUTAN TERHADAP KEJADIAN REINFEKSI SOIL TRANSMITTED HELMINTS (STH) PADA SISWA MI CIBEREM, SUMBANG, BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)ABSTRAK

Latar Belakang. Infeksi soil transmitted helminths (STH) merupakan masalah kesehatan masyarakat Indonesia. Beberapa agen penyebab infeksi ini terdiri dari: Ascaris lumbricoides (cacing gelang), Trichuris trichiura (cacing cambuk), dan species cacing tambang. Prevalensi infeksi STH di sekolah dasar di beberapa provinsi di Indonesia cukup tinggi yaitu 78,6%. Pemerintah dan masyarakat telah melaksanakan berbagai program pemberantasan infeksi STH.Salah satu upaya yang dapat meringankan beban pemerintah dalam pelayanan kesehatan ialah pendidikan kesehatan berkelanjutan dalam upaya mencegah reinfeksi STH.
Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kejadian reinfeksi STH pada siswa kelas MI Ciberem antara kelompok yang diberi pendidikan kesehatan berkelanjutan dengan yang tidak diberi pendidikan kesehatan berkelanjutan.
Metode. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan consecutive sampling.Subjek penelitian adalah murid-murid MI Ciberem, Sumbang, Banyumas.Materi yang diamati adalah tinja sebanyak 100 sampel.Analisis univariat berupa tabel frekuensi, sedangkan analisis bivariat menggunakan Fisher Exact Test.
Hasil. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi STH sebesar 36%. Jenis telur STH yang ditemukan pada subjek penelitian terdiri dari 21,4% Ascaris lumbricoides, 60,7% Trichuris trichiura, dan 17,9% infeksi campuran. Murid-murid yang terinfeksi STH diobati dengan mebendazole 250 mg dosis tunggal.Tujuh hari kemudian diperiksa ulang dan murid yang dinyatakan sembuh dibagi menjadi dua kelompok secara acak.Kelompok pertama sebanyak 14 orang mendapatkan pendidikan kesehatan berkelanjutan seminggu sekali selama dua bulan.Kelompok kedua sebanyak 14 sebagai kontrol. Angka reinfeksi STH pada kelompok pertama adalah 7,1%, sedangkan kelompok kedua sebesar 21,4%.
Kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis didapatkan tidak terdapat perbedaan efektivitas antara pemberian mebendazole disertai pendidikan kesehatan berkelanjutan dan pemberian mebendazole terhadap infeksi STH (p=0,788).
Abtrak (Bhs. Inggris)ABSTRACT

Background. Soil transmitted helminths (STH) infections are health problem in Indonesia which etiologists are roundworms (Ascaris lumbricoides), whipworms (Trichuris trichiura) and hookworms. STH infection at elementery school in Indonesia was quite high with prevalence 78,6%. Goverment and some branch in community had perfomed many STH infection eradications. One of the effort that was considered to helped the goverment was continous health education in order to prevent STH reinfecton.
Objective. This study purposed to know effectiveness continous health education in preventing STH reinfection. The materials were 100 fecal sampels of MI Ciberem, Sumbang.
Methods. The method of this study was experimental,consequtive sampling. Univariate analysis was using table of frequency and bivariate analysis was using Fisher Exact Test.
Results. STH prevalence was 36%. STH eggs were found in research subject consist of 21,4% Ascaris lumbricoides, 60,7% Trichuris trichiura, dan 17,9% mix. Children who were infected by STH were treated with mebendazole 250 mg single dose and rechecked on seven days later. well treated children were divided into 2 groups, each consisting of 14 children. Group I was treated with continous health education and group II was control group. STH reinfection cure rate in group I was 7,1% and 21,4% in group II.
Conclusion. No significance difference between the effect of continous health education to heal STH reinfection (p=0,788).
Kata kuncisoil transmitted helminths,pendidikan kesehatan, pendidikan kesehatan berkelanjutan
Pembimbing 1Dra. Sotyania Wardhianna, M.Kes
Pembimbing 2dr. Retno Widiastuti, MS
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman78
Tgl. Entri2014-05-26 15:13:07.330543
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.