Artikel Ilmiah : F1A006029 a.n. ARIF WICAKSANA
| NIM | F1A006029 |
|---|---|
| Namamhs | ARIF WICAKSANA |
| Judul Artikel | PERSEPAI MASYARAKAT KEJAWEN TERHADAP AJARAN ISLAM DI KABUPATEN BANYUMAS (Studi tentang Islam dalam Perspektif Penganut Kejawen di Kabupaten Banyumas |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk melihat persepsi masyarakat Kejawen terhadap ajaran Islam di Kabupaten Banyumas. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian adalah wilayah Kabupaten Banyumas. Sasaran penelitian yang dituju adalah warga penganut Kejawen. Teknik pemilihan informan yang diterapkan adalah teknik purposive sampling. Ternik analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif Miles dan Huberman (1992). Dari hasil penelitian ini dikerucutkan menjadi tiga pokok bahasan utama yaitu; 1) Kejawen dalam pandangan penganut ajarannya, 2) Islam dalam pandangan masyarakat penganut ajaran Kejawen, 3) Survivalitas penganut ajaran Kejawen terhadap penilaian negatif umat agama lain. Dapat diambil kesimpulan bahwa agama atau sistem religi merupakan bagian dari kehidupan sosial-kultural. Kejawen sebagai salah satu ajaran warisan nenek moyang Nusantara adalah sebagai wujud bahwa masyarakat Jawa khususnya di Kabupaten Banyumas telah mengenal sebuah sistem kepercayaan jauh sebelum agama Islam masuk dan berkembang di dalam masyarakat Indonesia. Islam sebagai agama pendatang di Jawa dinilai naïf, karena banyak penganutnya yang tidak paham tentang Islam, dan banyak tindakan yang sesuai dengan ajaranya. Kejawen bertahan dengan adanya tradisi dan budaya yang tetap bertahan di tengah masyarakat khususnya di Kabupaten Banyumas Berdasarkan kesimpulan tersebut dapat disarankan bahwa ajaran nenek moyang merupakan warisan yang sudah sepantasnya dijaga dan dilestarikan. Sudah menjadi kewajiban kita untuk saling menghargai dan menjaga. Siapapun orangnya, dari manapun asalnya, dan apapun ajarannya mereka harus saling menghormati untuk mewujudkan tatanan masyarakat yang sejahtera. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Abstract Research is aimed to see people Kejawen perception of the teaching of Islam in the county of Banyumas. The research method used is descriptive qualitative. Location of Banyumas Regency are areas of research. The intended research target is a citizen of the Kejawen. Selection of informants technique applied is purposive sampling technique. Technique analysis of data that is used is the interactive analysis, Miles and Huberman (1992). The result of this research pursed into three main subjects of major namely; 1 ) Kejawen in view, an adherent of his teachings 2 ) of Islam in view of society an adherent of the teachings of Kejawen, 3 ) survivalitas an adherent of the teachings of Kejawen against negative opinion people from other religions. Can be taken in the conclusion that the religion or system religious is a part of life sosial-kultural. Kejawen as one of the teachings of the inheritance from fathers Nusantara is as a form of that society Java especially in the county of Banyumas have known a system of beliefs long before the religion of Islam in and develops inside Indonesian society. Islam as religion alien in java is considered naive, because wide following do not understand of Islam, and many actions appropriate with his lesson. Kejawen persist with the tradition and culture that remain at central public especially in thousand Banyumas. Based on the conclusion can be advised that precept ancestors was an inheritance which is appropriately guarded preserved. Has become the responsibility of us for mutual esteem and keeping. The one, anyone anywhere his home and whatever his lesson they must respect each other to create order prosperous society. |
| Kata kunci | Kata kunci: Kejawen, Islam, Persepsi |
| Pembimbing 1 | Niken Paramarti D., M.Si |
| Pembimbing 2 | Drs. Hendri Restuadhi, M.Si, MA (Soc) |
| Pembimbing 3 | Dra. Tri Rini Widyastuti, M.Si |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 76 |
| Tgl. Entri | 2014-05-23 17:04:53.450122 |