| NIM | F1B010001 |
| Namamhs | ROSAWATI |
| Judul Artikel | KINERJA ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PEREMPUAN KABUPATEN BANYUMAS PERIODE 2009-2014 |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Rendahnya keterwakilan perempuan dapat dilihat dari sedikitnya perempuan yang menjadi anggota DPRD Kabupaten Banyumas. Melihat kondisi tersebut, maka penelitian ini mengkaji tentang kinerja anggota dewan perempuan di Kabupaten Banyumas dalam melaksanakan fungsi badan perwakilan ditinjau dari indikator masukan, proses, keluaran, hasil, manfaat dan dampak, serta kendala yang dihadapi dalam menjalankan tugas tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan model analisis interaktif. Teknik pengambilan informan menggunakan pusposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian lapangan yang telah dilakukan, peran perempuan dalam pengambilan keputusan dan kedudukannya dalam lembaga legislatif meskipun secara kuantitas bertambah, namun secara kualitas tidak banyak memberikan kontribusi nyata terhadap kondisi ketertindasan dan posisi marginal perempuan yang diwakilinya. Hal tersebut terjadi karena faktor kendala internal dan eksternal. Kendala internal yakni perempuan masih dijadikan pelengkap dari persyaratan konstitusi. Kemudian kendala eksternal yang dihadapi yakni beban mendasar yang dihadapi perempuan saat ini yakni tekanan struktural partai yang begitu membelit dihadapi kaum perempuan, serta kurangnya penekanan dari eksekutif untuk meningkatkan kinerja legislatif dalam upayanya turut serta mengatasi permasalahan perempuan di Banyumas. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The low representation of women can be seen from a few number of women who are the member of Local House of Representative in Banyumas Regency. Seeing the condition, this research will focus on the performance of women as member of parliament in Banyumas Regency in carrying out the functions of representative of input, process, output, outcomes, benefit and impact indicator, as well as what the obstacles they face in carrying out the duty. This research used descriptive qualitative research method with interactive analysis model. informants retrieval technique used purposive sampling. Based on the field research that has been done, the role of women in decision-making and their position in legislature eventhough the quantity increase, but qualitatively they didn’t contribute significantly to the condition of oppressed and the marginalized position of women that they represent. This condition occurred because the internal and external constraints. The internal constraint in the process of women as member of Local House of Representative is women is still used as a complement to the requirements of the constitution. While the external constraint that is faced by them is fundamental burden in the form of party structural pressures, as well as the lack emphasis from The Executive to improve the performance of Legislature in its efforts to overcome the problem of women participation in Banyumas. |
| Kata kunci | Kinerja Perempuan, Legislasi, Gender Pembangunan. |
| Pembimbing 1 | Dr. Dyah Retna Puspita, M.Hum |
| Pembimbing 2 | Dra. Lilis Sri Sulistiyani |
| Pembimbing 3 | Drs. H Ngalimun, MPA |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | 2014-05-19 20:55:09.852246 |
|---|