Artikel Ilmiah : G1F010042 a.n. MAULINA
| NIM | G1F010042 |
|---|---|
| Namamhs | MAULINA |
| Judul Artikel | EFEK KOMBINASI EKSTRAK TEMULAWAK, KUNYIT DAN JAHE MERAH TERHADAP EKSPRESI INTERLEUKIN-10 PADA SEL RAW 264,7 YANG DIINDUKSI LIPOPOLISAKARIDA |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Inflamasi merupakan respon imun saat menghadapi patogen. Pada kondisi akut inflamasi bertujuan baik akan tetapi bila terjadi berkepanjangan dapat menyebabkan kerusakan. Interleukin-10 (IL-10) merupakan sitokin antiinflamasi yang memiliki peran penting dalam mencegah inflamasi. Temulawak, kunyit, dan jahe merah telah diketahui sebagai agen antiinflamasi dan anti kanker baik secara in vitro maupun in vivo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek kombinasi ekstrak temulawak, kunyit dan jahe merah pada sel RAW 264,7 yang diinduksi lipopolisakarida berdasarkan parameter ekspresi Interleukin-10. Ekstrak dari temulawak, kunyit dan jahe merah diperoleh dengan cara maserasi 3 x 24 jam dengan pelarut etanol 96 % kemudian dikombinasikan dengan perbandingan 1:1:1. Penelitian ini dilakukan secara in vitro menggunakan metode imunositokimia dengan model sel RAW 264,7 yang diinduksi lipopolisakarida dengan pemberian kombinasi ekstrak temulawak, kunyit dan jahe merah. Sel RAW 264,7 diinduksi dengan lipopolisakarida lalu diberikan ekstrak 250µg/ml dan 500µg/ml. Sebagai kontrol adalah sel RAW 264,7 tanpa perlakuan apapun dan sel RAW 264,7 yang ditambah dengan antibodi. Sel yang mengeskpresikan IL-10 berwarna coklat. Data dihitung per 100 sel pada lima kali lapang pandang. Hasil penelitian ini menunjukkan kombinasi ekstrak temulawak, kunyit dan jahe merah dapat meningkatkan ekspresi IL-10 pada sel RAW. Persentase ekspresi IL-10 pada sel yang diberi perlakuan ekstrak 250µg/ml dan 500µg/ml (87,5%; 85,42%) lebih besar dibandingkan sel tanpa perlakuan ekstrak (41 %). Hasil ini menunjukkan bahwa ekspresi IL-10 dapat bertambah dengan pemberian kombinasi ekstrak temulawak, kunyit dan jahe merah. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Inflammation is an immune response against the pathogen. But if it happens continuously can cause damage. Interleukin-10 (IL - 10) is an anti-inflammatory cytokine that has an important role in preventing inflammation. Ginger, turmeric, and red ginger has been known as an anti-inflammatory and anti- cancer agents in vitro and in vivo .The aimed of this study was to determine the effect of ginger, turmeric and red ginger extract combination interleukin-10 expression in RAW cell 264,7 LPS-induced. Extracts of ginger, turmeric and red ginger obtained by maceration of 3 x 24 hours with 96% ethanol and then combined at a ratio of 1:1:1. Imunomodulatory activity was examined used immunocytochemistry with RAW 264.7 cell lipopolysaccharide induced by treatment ginger, turmeric and red ginger extract combination. RAW 264.7 cells induced by lipopolysaccharide and given 250μg/ml and 500μg/ml extract. As the control cells without any treatment of RAW 264.7 and RAW 264.7 cells were added to the antibody. Cells that express IL-10 was brown. Data calculated per 100 cells at five times the field of view . The results showed that ginger, turmeric and red ginger extract combination increase production of IL–10. The percentage that express IL-10 on cells stimulated extract 250µg/ml and 500µg/ml were higher (87,5%; 85,42%) than cells did’nt stimulated with extract (41%). These results suggest that ginger, turmeric and red ginger extract combination can increase production of IL-10. |
| Kata kunci | temulawak, kunyit, jahe merah, interleukin-10, inflamasi. |
| Pembimbing 1 | Sarmoko M.Sc.,Apt |
| Pembimbing 2 | Heny Ekowati M.Sc.,Apt |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | 2014-05-18 20:03:41.064558 |