Artikel Ilmiah : F1F008095 a.n. NENSA HONIG CABEZA
| NIM | F1F008095 |
|---|---|
| Namamhs | NENSA HONIG CABEZA |
| Judul Artikel | THE ITALIAN WOMEN’S ROLES IN SOCIETY AND THEIR STRUGGLES FOR THEIR RIGHTS IN RENAISSANCE ERA AS REFLECTED IN THE MAIN CHARACTER OF SARAH DUNANT’S NOVEL THE BIRTH OF VENUS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian berjudul “The Italian Women’s Roles in Society and Their Struggles for Their Rights in Renaissance Era as Reflected in the Main Character of Sarah Dunant’s Novel The Birth of Venus” dianalisis dengan menggunakan feminisme sosialis dan sosiologi gender sebagai teorinya. Hal tersebut bertujuan untuk mengetahui bagaimana peranan wanita dan perjuanganya di era renaissance dalam masyarakat Italia sebagaimana digambarkan dalam novel berjudul the Birth of Venus karya Sarah Dunant. Selain itu, metode deskriptif kualitatif, juga dipergunakan untuk mengolah data yang telah didapat. Berdasarkan analisis, menunjukkan bahwa novel ini menggambarkan kehidupan masyarakat di era renaissance melalui peranan para wanita dan perjuangan mereka ketika dituntut untuk menguasai keterampilan dalam bidang domestik, menjadi objek secara umum dan dalam hal seni. Sebagai subjek dalam hal domestik, mereka terdiskriminasi dalam area publik; diharuskan terampil dalam urusan yang berkaitan dengan perempuan; diharuskan untuk melakukan pekerjaan domestik dan mendapat label sebagai wanita yang baik. Selain itu, para wanita juga menjadi objek dari ilmu pengetahuan dan seni. Dalam ilmu pengetahuan, mereka terbatas hanya sebagai pendukung; terbatas dalam mempelajari ilmu pengetahuan (termasuk agama) dan seni; tidak memiliki hak dalam menentukan pasangan, pekerjaan dan hobi. Kemudian, sebagai objek dari seni, para wanita hanya sebagai model; ditempatkan sebagai sekunder dari para pria dalam hal seni; diperlakukan sebagai asisten; mendapat kesulitan dalam mempelajari seni; dan mendapat perlakuan tidal adil sebagai artis wanita Berdasar semua peranan yabg merendahkan para wanita tersebut, Alessandra berjuang dengan diam-diam mempelajarai ilmu pengetahuan (termasuk agama) dan seni; dan melakukan perjanjian dengan pernikahanya demi kebebasan, hak dan mimpinya. Para wanita menyadari akan takdir mereka sendiri dan berjuang untuk mimpi dan posisi yang mereka inginkan. Karakter dari Alessandra merujuk pada aksi dari para wanita yang memiliki karakter berbeda dari wanita pada umumnya di era tersebut. Hal itu membuktikan bahwa wanita tidak serta merta secara pasif menerima perlakuan diskriminasi yang terjadi kepada mereka di era renaissance. Mereka berjuang melawan diskriminasi terhadap peranan dari wanita di masa renaissance. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The research is entitled “The Italian Women’s Roles in Society and Their Struggles for Their Rights in Renaissance Era as Reflected in the Main Character of Sarah Dunant’s Novel The Birth of Venus.” It employs socialist feminism and sociology of gender theory to analyze the novel. This research is aimed to figure out the portrayal of society in renaissance era focusing on Italian women roles and struggles as depicted in Sarah Dunant’s The Birth of Venus. In addition, descriptive qualitative method is used as the method. Based on the analysis, the novel shows that women in renaissance era were attributed on domestic subject, objects and objects of arts. As domestic subject, they were limited in public sphere; obligated to master feminine affairs and to do domestic works; and expected to get good women label. Other than that, women also became objects, in the realm of knowledge and art. In knowledge, they were expected to be supporting person; limited in education, art and couple; limited for gaining religion sermons; had no right for deciding their own destiny (jobs, hobbies, and so on); got unequal treatment and position. Then, as objects of arts, women were previously presented as model; determined to be lost from men in art subject; treated as assistant; got difficulty in learning art; and got unequal treatment as women artist. Those attributes were experienced by the main character of the novel The Birth of Venus. To struggle against the inferior roles, Alessandra secretly learned art and knowledge (including religion); and bargained her marriage with her dream, right and freedom. Women realized their own destiny and effort for their dreams and positions. Alessandra’s character represented women’s action that had different characteristics from the ordinary women in that era. It confirms that women were not passively accepted the discrimination occurred to them in renaissance era. They struggled against discrimination about role of women in that era. |
| Kata kunci | Kata kunci: Era Renaissance di Europa, Wanita-wanita Italia, Feminisme Sosialis, Gender, The Birth of Venus. |
| Pembimbing 1 | Dra. Mimien Amienah, M.A |
| Pembimbing 2 | Aidatul Chusna, S.S., M.A. |
| Pembimbing 3 | Mia Agustina, S.S, S.E, M.A |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | 2014-05-18 14:03:39.07168 |