Artikel Ilmiah : C1A010088 a.n. ARIF AFANDI
| NIM | C1A010088 |
|---|---|
| Namamhs | ARIF AFANDI |
| Judul Artikel | PENGARUH KARAKTERISTIK DEMOGRAFI DAN SOSIAL EKONOMI TERHADAP PENDAPATAN PENYADAP GETAH PINUS DI KECAMATAN RAWALO, KABUPATEN BANYUMAS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini berjudul “Pengaruh Karakteristik Demografi dan Sosial Ekonomi terhadap Pendapatan Penyadap Getah Pinus di Kecamatan Rawalo Kabupaten Banyumas”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh usia, jumlah tanggungan keluarga, jumlah pohon yang disadap, umur pohon, curahan waktu kerja dan pengalaman kerja baik secara parsial maupun secara bersama-sama terhadap pendapatan penyadap getah pinus di Kecamatan Rawalo Kabupaten Banyumas, serta untuk mengetahui variabel yang paling berpengaruh terhadap pendapatan dan untuk mengetahui besaran total pendapatan penyadap yang dibandingkan dengan nilai Upah Minimum Regional (UMR) Kabupaten Banyumas. Metode survey digunakan dalam penelitian ini dengan mengambil sampel dari semua populasi yang berjumlah 59 orang responden. Analisis data menggunakan persamaan regresi linier berganda pada variabel karakteristik demografi dan sosial ekonomi yang diduga mempengaruhi pendapatan penyadap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel jumlah tanggungan keluarga, jumlah pohon yang disadap, dan pengalaman kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan penyadap, sedangkan variabel usia, umur pohon dan curahan waktu kerja secara parsial berpengaruh positif namun tidak signifikan. Hasil pengujian secara bersama-sama menyatakan bahwa variabel usia, jumlah tanggungan keluarga, jumlah pohon yang disadap, umur pohon, curahan waktu kerja dan pengalaman kerja secara bersama-sama mempengaruhi pendapatan penyadap, dan variabel yang paling berpengaruh adalah variabel jumlah pohon yang disadap. Presentase besaran pendapatan masing-masing responden yang di atas UMR hanya sebesar 11,86 persen dan sisanya 88,14 persen memiliki pendapatan dibawah UMR Kabupaten Banyumas. Implikasi dari Penelitian ini adalah bahwa peningkatan pendapatan penyadap getah pinus dapat dilakukan dengan menambah jumlah pohon pinus yang disadap. Serta mengurangi kesalahan dalam proses penyadapan atas dasar pengalaman kerja yang dimiliki. Serta bagi pihak pemerintah dalam hal ini Perum Perhutai lebih memberikan sosialisasi tentang penggunaan teknologi penyadapan dan penetapan harga yang adil untuk tercapai kesejahteraan kedua pihak. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research entitled “The effect of demographic and socioeconomic characteristics toward income of rubber tappers in Rawalo District Banyumas Regency”. This study aimed to determine the effect of age, number of dependents family, number of trees tapped, age of trees, working time, and work experience either partially or jointly toward income of rubber tappers in Rawalo District Banyumas Regency, then how to know which variable are the most effect of income of rubber tappers, and also total income value of rubber tappers compared with standard of regional minimum salary in Banyumas Regency. Survey method are used in this research with take sample by total population were 59 respondents. Data analysis method is used multiple linear regression equation on variable of demographic and socioeconomic characteristics that can be thought to income tappers effect. The analysis showed that the variable of number of dependents family, number of trees tapped, and work experience are partially positive and significant effect on income tappers, while the variable age, age of trees and working time partially positive but not significant effect on income tappers. The test results taken together states that the variable which are age, number of dependents family, number of trees tapped, age of trees, working time, and work experience are jointly significant effect on the income of rubber tappers. And variable which is the most effect is number of trees tapped. The percentage of the income value from each respondents, that the only 11,86 percent up to the standard of regional minimum salary, and 88,14 percent down to the standard of regional minimum salary in Banyumas Regency. The implication of this research is the income of rubber tappers can be increased by increasing the number of pine trees that are tapped. And less missing in the process of tapped base on work experience that own are. And also for government in this stage Perum Perhutani give more socialization about technology in tapped and for making price are fair to get peace both of party. |
| Kata kunci | Pendapatan, Penyadap Getah Pinus, Jumlah Pohon yang disadap, Upah Minimum Regional (UMR) |
| Pembimbing 1 | Drs. Sudjarwanto, M.Si |
| Pembimbing 2 | Dr. Abdul Aziz Ahmad, SE.,M.Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 16 |
| Tgl. Entri | 2014-05-16 09:53:06.507795 |