| NIM | H1K009042 |
| Namamhs | REZXY PRASETIO HIDAYAT |
| Judul Artikel | SEBARAN BIVALVIA PADA BERBAGAI KERAPATAN MANGROVE DI TRITIH KULON KABUPATEN CILACAP
|
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Ekosistem mangrove merupakan habitat bagi bivalvia sebagai tempat mencari makan, pengasuhan, dan berlindung. Penelitian tersebut telah dilaksanakan dengan judul “Sebaran Bivalvia Pada Berbagai Kerapatan Mangrove di Tritih Kulon Kabupaten Cilacap”. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui sebaran bivalvia pada beberapa tingkat kerapatan ekosistem mangrove di Desa Tritih Kulon, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan metode survey. Penentuan stasiun dilakukan secara stratified sampling yaitu berdasarkan tingkat kerapatan mangrove sebagai faktor sampling. Data sebaran bivalvia dan kerapatan mangrove dianalisis menggunakan uji ANOVA dan dibahas secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran bivalvia yaitu bersifat mengelompok (id>1) dan spesies bivalvia yang ditemukan ada 3 yaitu Polymesoda erosa, Anadara granosa, dan Hiatula chinensis. Rata-rata sebaran bivalvia tertinggi terdapat pada stasiun II sebanyak 2,71 ind/m2 diikuti stasiun I sebanyak 2,64 ind/m2 dan sebaran terendah terdapat pada stasiun III sebanyak 2,08 ind/m2. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kerapatan mangrove tertinggi ditemukan pada stasiun II sebanyak 2.540 ind/Ha, diikuti stasiun I sebanyak 1.380 ind/Ha dan kerapatan terendah pada stasiun III sebanyak 940 ind/Ha. Hubungan sebaran bivalvia dengan kerapatan mangrove pengaruhnya kuat (r = 0,673). |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Mangrove ecosystem acts as habitat for bivalvia including feeding ground, nursery ground, and shelter. This study entitled “Distribution of Bivalves on Mangrove Density in Tritih Kulon Cilacap” dealing with determination of bivalve distribution from different density levels of mangrove trees in Tritih Kulon, Cilacap, Central Java. A survey method applied stratified sampling to determine stations considering mangrove density. Data on bivalve distribution and mangrove density were F-tested (analysis of variances) and were then discussed descriptively. The results showed that bivalves were grouped distributed (id>1). There were 3 bivalve species namely Polymesoda erosa, Anadara granosa, and Hiatula chinensis. The average distribution of bivalves was highest at station II (2.71 ind/m2), however at station I was 2.64 ind/m2. The lowest distribution was at the station III (2.08 ind/m2). The highest density of mangrove was found at station II (2.540 ind/Ha), while at stasiun I was 1.380 ind/Ha. The lowest density was at stasiun III (940 ind/Ha). The relationship of bivalves distribution and mangrove density was potentially correlated (r = 0.673). |
| Kata kunci | Bivalvia, sebaran, mangrove, kerapatan, Tritih |
| Pembimbing 1 | Dr. Tjahjo Winanto, M.Si |
| Pembimbing 2 | Dr. Endang Hilmi, S.Hut, M.Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | 2014-05-14 10:13:05.560696 |
|---|