Artikel Ilmiah : A1G007009 a.n. YESSHI MARIANA

Kembali Update Delete

NIMA1G007009
NamamhsYESSHI MARIANA
Judul ArtikelPERAN PROGRAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA HUTAN BERSAMA MASYARAKAT (PHBM) TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA PESANGGEM DI SEKITAR HUTAN BKPH MAJENANG
Abstrak (Bhs. Indonesia)Perhutani merupakan salah satu BUMN yang bergerak di bidang kehutanan (khusus di Pulau Jawa), yang mempunyai peluang mengembangkan tanaman nilam dan obat-obatan yang cukup potensial. Pelaksanaan perhutanan sosial menerapkan sistem manajemen hutan dengan pola tanaman campuran antara jenis tanaman hutan dan tanaman pertanian. Salah satu program perhutanan sosial yang dilaksanakan perhutani khususnya KPH Banyumas Barat adalah Program Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM) dengan maksud untuk mensejahterakan masyarakat sekitar hutan dan melestarikan hutan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui profil kerjasama Perum Perhutani BKPH Majenang dengan pesanggem di dalam Pengelolaan Sumber Daya Hutan Bersama Masyarakat, mengetahui pendapatan usahatani nilam maupun kapulaga pada program PHBM, mengetahui seberapa besar kontribusi pendapatan usahatani nilam dan kapulaga terhadap pendapatan keluarga. penelitian dilakukan di LMDH Bumi Wana Makmur Desa Sadabumi, wilayah RPH Majenang, BKPH Majenang, KPH Banyumas Barat. Waktu pelaksanaan penelitian pada tanggal 1 Agustus 2011 sampai dengan tanggal 30 September 2011. Metode penelitian yang digunakan adalah sensus. Metode sensus digunakan karena responden dalam penelitian ini hanya berjumlah 28 orang. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis pendapatan, dan analisis kontribusi pendapatan. Pelaksanaan kerjasama antara Perum Perhutani BKPH majenang dengan pesanggem dalam program Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM) dengan menggunakan bentuk kerjasama sistem berbagi yang meliputi pemanfaatan lahan, berbagi pengelolaan sumber daya hutan dengan prinsip saling menguntungkan dan saling mendukung. pendapatan usahatani dalam program PHBM memberikan sumbangan besar terhdap pendapatan rumah tangga pesnaggem. Pendapatan pesanggem dari pekerjaan sebagai buruh dan tidak ikut serta dalam program PHBM pendapatan sebesar Rp 602.450,00 sampai dengan Rp 692.950,00. Setelah mengikuti program PHBM pendapatan petani nilam bertambah menjadi Rp 2.719.350,00 dan pendapatan petani kapulaga setelah mengikuti program PHBM sebesar Rp 1.950.375,00. Kontribusi pendapatan usahatani nilam dan kapulaga dalam program PHBM terhadap pendapatan rumah tangga pesanggem dari yaitu 74,5 persen untuk petani nilam dan 69,1 persen untuk petani kapulaga.
Abtrak (Bhs. Inggris)Perhutani is the one of companies involved in the forestry sector (especially in java), which have the opportunity to develop patchouli and drugs that potential. The implementation of social forestry implement forest management system with a mixture of plant patterns of forest plant species and agricultural crops. One of the social forestry program implemented forestry is particularly KPH West Banyumas Forest Management program (CBFM) with a view to the welfare of forest communities and forest preserve. The purpose of this study was to determine the profile of co-operation with Perum Perhutani BKPH Majenang pesanggem in Forest Resource Management Collaborative, knowing patchouli and cardamom farming income on CBFM program, find out how big the contribution of patchouli and cardamom farm income to the family income. The sutdy was conducted in the village of Prosperous LMDH Earth Sadabumi Wana, the region Majenang RPh, BKPH Majenang, KBH Banyumas West. The timing of the study was on August 1 2011 until September 30, 2011. The method used is the census. Census method is used because the respondents in this study only 28 in total. The analytical method used is descriptive analysis, analysis of revenue and earnings contribution analysis. The implementation of the cooperation between Perum Perhutani BKPH Majenang with the program pesanggem Collaborative Forest Management (CBFM) by using a form of cooperative sharing system that includes land use, forest resources management share with the principle of mutual benefit and support each other. Farm income in the CBFM program contributes greatly to household income pesanggem. Pesanggem income from a job as a laborer and did not participate in CBFM program revenues of Rp 602.450,00 to Rp 692.950,00. After following the CBFM program patchouli farmers 'income increased to Rp 2.719.350,00 and cardamom farmers' income after the CBFM program for Rp 1.950.375,00. Contribution of farm income patchouli and cardamom in CBFM program on household income is 74.5 percent pesanggem of patchouli for farmers and 69.1 percent for cardamom farmers.
Kata kunciPeran PHBM, Pendapatan Masyarakat Hutan
Pembimbing 1Ir. Dwi Purwastuti, M.Si
Pembimbing 2Ir. Hj. Endang Sriningsih, M.P
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman2
Tgl. Entri2014-05-12 15:03:14.186756
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.