Artikel Ilmiah : C1C010082 a.n. ANNISA MARIA HANIEF

Kembali Update Delete

NIMC1C010082
NamamhsANNISA MARIA HANIEF
Judul ArtikelANALISIS PERBANDINGAN PEMBIAYAAN PENGADAAN AKTIVA TETAP DENGAN CARA TUNAI, KREDIT BANK DAN SEWA GUNA USAHA (LEASING) DALAM RANGKA PENGHEMATAN PAJAK SERTA PENGARUHNYA TERHADAP KAS BERSIH
(Penelitian pada PT. Qyta Trans Tour n’ Travel)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini merupakan studi kasus yang dilakukan pada PT. Qyta Trans Tour n’ Travel dengan judul: “Analisis Perbandingan Pembiayaan Pengadaan Aktiva Tetap Dengan Cara Tunai, Kredit Bank dan Sewa Guna Usaha (Leasing) Dalam Rangka Penghematan Pajak Serta Pengaruhnya Terhadap Kas Bersih”.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui alternatif pembiayaan manakah yang paling menguntungkan bagi perusahaan dilihat dari pengeluaran kas bersih perusahaan untuk masing-masing alternatif tersebut. Salah satu faktor yang diperhitungkan untuk mengetahui kas bersih adalah pajak. Hal ini dikarenakan masing-masing alternatif pembiayaan akan menghasilkan penghematan pajak yang berbeda-beda terkait dengan biaya yang dapat diakui menurut aturan perpajakan. Biaya yang dapat diakui menurut aturan perpajakan pada alternatif pembiayaan tunai hanya biaya penyusutannya saja, kemudian pada alternatif kredit bank adalah biaya bunga dan biaya penyusutannya, sedangkan pada alternatif leasing adalah biaya angsuran dan biaya penyusutannya.
Hasil penelitian menunjukan bahwa alternatif pembiayaan secara leasing menghasilkan penghematan pajak paling besar dibandingkan alternatif yang lain, yaitu sebesar Rp 42.713.463, sementara kredit bank sebesar Rp 40.990.215 dan alternatif tunai sebesar Rp 25.536.569, tetapi bukan berarti leasing merupakan alternatif yang paling baik dan menguntungkan bagi perusahaan karena penghematan pajak hanyalah salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih alternatif pembiayaan dan bukan menunjukan bahwa alternatif tersebut paling tepat untuk dipilih. Hasil penelitian terkait pengeluaran kas bersih alternatif pembelian tunai menimbulkan present value pengeluaran kas bersih paling kecil yaitu sebesar Rp 123.375.000 dibandingkan dengan alternatif kredit bank sebesar Rp 132.830.309 dan leasing sebesar Rp 133.621.908. Oleh karena itu, apabila perusahaan memiliki dana yang besar sebaiknya perusahaan memilih alternatif pembelian tunai dalam pembelian aktiva tetapnya.
Abtrak (Bhs. Inggris) This research is a case study conducted in Qyta Trans Tour n’ Travel Corporation with the title: "Comparisons Analysis of Fixed Assets Acquisition Financing By Getting Cash, Bank Credit and Leasing (Leasing) in the Context of Tax Savings And Influence On Net Cash Out Flows ".
The purpose of this study is to investigate alternative financing are most profitable for the company seen from the company's net cash outlay for each of the alternative. One of the factors that are taken into account to determine the net cash is a tax. This is because each of the alternative financing will produce a different tax savings related a costs that can be recognized according to the rules of taxation. A costs that can be recognized according to the tax rules on alternative financing cash is only depreciation expenses, then on alternative bank credits are the interest cost and depreciation costs, whereas on alternative leasing is the cost of leasing installments and depreciation costs.
Results of research show that the alternative financing with leasing produce the greatest tax savings than other alternative, that is equal Rp 42.713.463, while the bank credits amounted to Rp 40.990.215 and a cash alternative of Rp 25.536.569, but it does not mean that leasing is the best alternative and advantageous for the company because of tax savings is only one factor to consider in selecting the financing alternative and is not shows that the most appropriate alternatives to be chosen. The results in this study related to the company's net cash outlay shows that alternative cash purchase lead to the present value of net cash outlay least that is Rp 123.375.000 compared to alternative bank credits of Rp 132.830.309 and alternative leasing of Rp 133.621.908. Therefore, if a company has a large fund companies should choose alternative cash purchase in the purchase of fixed assets.
Kata kuncialternative financing, tax savings, net cash outlay
Pembimbing 1Drs. Rasyid Mei Mustafa, M.M, Ak
Pembimbing 2Drs. Sugiarto, M.Si, Ak
Pembimbing 3Drs. Syaiful Azhar, M.Si, Ak
Tahun2014
Jumlah Halaman25
Tgl. Entri2014-05-12 09:43:21.707381
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.