| NIM | H1F009012 |
| Namamhs | SIGIT PUJI JATMIKO |
| Judul Artikel | GEOLOGI DAN STUDI PALINOLOGI DAERAH PENDOWOREJO DAN SEKITARNYA, KECAMATAN GIRIMULYO, KABUPATEN KULON PROGO, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
|
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Secara administratif lokasi penelitian berada pada 3 Kecamatan, yaitu Girimulyo, Nanggulan dan Kalibawang. Metode pemetaan geologi dengan cara pengamatan langsung di lapangan pada kenampakan dan kondisi geologi yang tersingkap di permukaan. Satuan Geomorfologi daerah penelitian yaitu, Satuan Perbukitan Struktural Berlereng Curam, Satuan Perbukitan Struktural Antiklin-Sinklin, Satuan Perbukitan Denudasional Berlereng Curam dan Satuan Dataran Fluvial-Aluvial. Stratigrafi daerah penelitian terdapat pada 2 Formasi Batuan yaitu Formasi Nanggulan dan Formasi Kebobutak. Satuan Batuan secara tidak resmi dapat dibagi menjadi 6 Satuan yaitu, Satuan Batupasir, Satuan Napal-Batupasir, Satuan Basalt, Satuan Breksi, Satuan Tuf dan Satuan Endapan Aluvial. Struktur Geologi yang berkembang yaitu Perlipatan dengan sumbu berarah NE-SW dan Sesar Mendatar yang berarah NW-SE. Studi Palinologi Formasi Nanggulan masuk ke dalam Zona kisaran Proxapertites operculatus dengan umur Eosen Tengah–Eosen Akhir. Lingkungan pengendapan Formasi Nanggulan dibagi menjadi 5 Zona yaitu, Zona I (SP.1–SP.2) diendapkan pada lingkungan marine. Zona II (SP.2–SP.5) diendapkan pada lingkungan non marine. Zona III (SP.5–SP.17) diendapkan pada lingkungan marine. Zona IV (SP.17–SP.12) diendapkan pada lingkungan non marine. Zona V (SP.12–SP.15) diendapkan pada lingkungan marine. Iklim yang berkembang didaerah penelitian yaitu iklim kering dengan dominasi tumbuhan jenis NAP (Non Arboreal Pollen).
|
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Administratively study sites are in 3 District, Girimulyo, Nanggulan and Kalibawang. Geological mapping method by direct observation in the fields on the appearance and geological conditions are exposed at the surface. Unit Geomorphology is the study area is Steep Slopes of Structural Hills Unit, Anticline-Syncline Structural Hills Unit, Steep Slopes of Denudasional Hills Unit and Fluvial-Alluvial Plain Unit. Stratigraphy in the study area there are two rock formations that Nanggulan Formation and Kebobutak Formation. Unofficially rocks unit can be divided into six units, namely is Sandstone Unit, Marl - Sandstone Unit, Basalt Unit, Breccia Unit, Tuff Unit and Alluvial Deposition Unit. Geological structure that develops is folding with axes trending NE-SW and Strike-Slip Fault with trending NW-SE. Palynological studies Nanggulan Formation into the zone with the range Proxapertites operculatus and age of Formation is Middle Eocene-Late Eocene. Depositional environment Nanggulan Formation is divided into 5 zones , Zone I (SP.1-SP.2) deposited on the marine environment. Zone II (SP.2-SP.5) deposited on non marine environments. Zone III (SP.5-SP.17) deposited on the marine environment. Zone IV (SP.17-SP.12) deposited on non marine environments. Zone V (SP.12-SP.15) deposited on the marine environment. Climate growing in research area is arid climate with the dominant NAP (Non Arboreal Pollen) vegetation types.
|
| Kata kunci | Nanggulan, Eosen, Palinologi, lingkungan, iklim. |
| Pembimbing 1 | Rachmad Setijadi, S.Si., M.Si |
| Pembimbing 2 | Eko Bayu Purwasatriya, S.T., M.Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | 2014-05-05 09:31:04.075344 |
|---|