Artikel Ilmiah : H1A010034 a.n. WEIZ ADNANI KURNIAWAN

Kembali Update Delete

NIMH1A010034
NamamhsWEIZ ADNANI KURNIAWAN
Judul ArtikelSINTESIS, KARAKTERISASI, DAN OPTIMASI KUALITAS PRODUK SABUN ANTIOKSIDAN
DARI MINYAK BIJI NYAMPLUNG (Calophyllum inophyllum L)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Meningkatnya minat masyarakat untuk mendapatkan antioksidan dari bahan alam (alami) saat ini, mendorong dilakukan penelitian guna mensintesis sabun antioksidan berbahan dasar minyak biji nyamplung dengan bahan antioksidan dari fraksi etil asetat ekstrak metanol daging buah ketapang. Sabun antioksidan dikarakterisasi berdasarkan SNI 06-3532-1994 dan uji Hedonik. Untuk mengetahui aktivitas antioksidan sabun dilakukan dengan penentuan IC50 atau besarnya peredaman dengan menggunakan metode DPPH yang diukur absorbansinya dengan spektrofotometer pada panjang gelombang tertentu dan operating time. Standar antioksidan yang digunakan berupa asam askorbat. Setiap metode analisis dilakukan dengan tiga kali pengulangan. Penentuan formulasi sabun antioksidan terbaik dilakukan berdasarkan formulasi sabun antioksidan yang memiliki karakteristik paling baik. Penentuan tingkat kesukaan panelis terhadap sabun antioksidan dilakukan berdasarkan tekstur, warna, bau dan pemakaian berulang sabun antioksidan produk. Hasil penelitian menunjukkan sabun antioksidan yang memiliki formulasi terbaik berdasarkan SNI 06-3532-1994 adalah SP2 dengan rataan kadar air sebesar 30,72%, rataan kadar asam lemak total sebesar 81,59%, rataan asam lemak bebas sabesar 0,175% dan rataan lemak tak tersabunkan atau lemak netral sebesar 21,96%. Sabun yang memiliki aktivitas antioksidan tertinggi adalah SP2 dengan besarnya peredaman (IC50) sebesar 72,32%. Sabun yang memiliki tingkat kesukaan tertinggi terhadap panelis adalah SP2 dengan nilai suka terhadap tekstur dan pemakaian berulang, sangat suka terhadap warna dan normal terhadap bau.
Abtrak (Bhs. Inggris)The increasing of people interest to get antioxidants from natural materials (natural) this time, encourage research to synthesize antioxidant soap Nyamplung seed oil with antioxidant ingredients from the ethyl acetate fraction of methanol extract of the fruit flesh Ketapang. Soaps characterized by SNI 06-3532-1994 and a comparison Hedonik test. To determine of antioxidant soap activity, it’s done with IC50 determination by DPPH absorbance measured with spectrophotometer at a wavelength and operating time. Standard antioxidants used ascorbic acid. Each method of analysis performed with three repetitions. Determination of the best antioxidant soap formulation is a soap formulation of antioxidants which have the most excellent characteristics. Determination of the best level antioxidant soap conducted by panelists preference level of the texture, color, odor and repeated use antioxidants soap products. The results showed that the antioxidant soap has the best formulation based on SNI 06-3532-1994 is SP2 with an average moisture content about 30.72%, the average of the total fatty acid content about 81.59%, the average sabesar free fatty acids about 0.175% and the average fat or fat saponified neutral about 21.96%. A soap which has the highest antioxidant activity is SP2 with Inhibition Concentration (IC50) about 72.32%. A soap that has the highest of panelist levels preference is SP2 with a value like the texture and repeated use, really like the color and normal to smell.
Kata kuncisabun antioksidan, IC50, operating time.
Pembimbing 1Moch. Chasani, M.Si
Pembimbing 2Dian Riana Ningsih, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman75
Tgl. Entri2014-05-02 11:03:10.42819
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.