Artikel Ilmiah : D1E010098 a.n. ADE LISTIANI

Kembali Update Delete

NIMD1E010098
NamamhsADE LISTIANI
Judul ArtikelAPLIKASI KOMPOS FORTIFIKASI AEROB BERBAHAN FESES SAPI POTONG DAN FESES PUYUH TERHADAP IMBANGAN DAUN-BATANG DAN TINGGI TANAMAN RUMPUT GAJAH
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kompos fortifikasi berbahan dasar feses sapi potong dengan feses puyuh terhadap Imbangan daun-batang dan tinggi tanaman rumput gajah. Pengambilan data dilaksanakan pada 18 November 2013 sampai 26 Januari 2014 di Pusat Pengembangan KIKKU Desa Mipiran Kecamatan Padamara Kabupaten Purbalingga. Materi penelitian yang digunakan adalah feses sapi potong sebanyak 465 kg (6 x 77,5 kg) dalam bentuk bahan kering, feses puyuh 135 kg (6 x 22,5 kg) dalam bentuk bahan kering, aktifator “Stardec” dan 90 stek rumput gajah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan (P01, P02, P1, P2, dan P3) dan 6 ulangan. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis variansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi kompos fortifikasi aerob tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap imbangan daun-batang dan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap tinggi tanaman rumput gajah. Perlakuan P1 (kompos F1) merupakan kompos terbaik dalam meningkatkan imbangan daun-batang. Perlakuan P01 (kompos F01) yaitu kompos murni sapi potong merupakan kompos terbaik dalam meningkatkan tinggi tanaman rumput gajah. Penambahan level feses puyuh yang semakin tinggi menghasilkan imbangan daun-batang dan tinggi tanaman rumput gajah semakin rendah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penambahan level feses puyuh yang semakin tinggi pada kompos fortifikasi akan menurunkan imbangan daun batang dan tinggi tanaman rumput gajah.
Abtrak (Bhs. Inggris)The research aimed to examine the effects of fortification of compost made from beef cattle feces with quail feces on the productivity of elephant grass crusisted of leaf-steam ratio and height. The experiment was carried out from November 18th 2013 to January 26th 2014 at the Development Center of KIKKU Mipiran Village, Sub Distric Padamara, Purbalingga Regency. The materials used in this study was 465 kg of beef cattle feces (6 x 77.5 kg) in the form of dry ingredients , quail faeces 135 kg ( 6 x 22.5 kg ) in the form of dry ingredients , activator “stardec” and 90 cuttings (stems) of elephant grass . The research was done experimentally using a Completely Randomized design with 5 treatments (P01, P02, P1, P2 and P3) and each treatment had 5 replicates. The data were analyzed by analysis of variance. The results showed that applications of fortification of aerobic compost had no significant (P < 0.05) effect on the leaf - stem ratio and gave greatly significant (P < 0.01) effect on the height elephant grass. P1 treatment (F1 compost) was the best compost to improve the leaf - stem ratio. P01 treatment (F01 compost), pure compost beef was the best compost in improving the height of elephant grass. The addition of quail feces level resolved in the higher yield of the leaf- stem ratio and height of elephant grass. The conclusions of the result is, the higher addition of quail feces level reduces the leaf-steam ratio and height of elephant grass.
Kata kunciKompos fortifikasi, feses puyuh, rumput gajah, imbangan daun-batang, tinggi tanaman.
Pembimbing 1Ir. Dzoeharso BPW, M.Si
Pembimbing 2Ir. Nur Hidayat, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman8
Tgl. Entri2014-04-02 11:19:04.217697
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.