Artikel Ilmiah : G1A010103 a.n. YANITA GEA NURILLAH

Kembali Update Delete

NIMG1A010103
NamamhsYANITA GEA NURILLAH
Judul ArtikelHUBUNGAN ANEMIA PADA KEHAMILAN DENGAN PERSALINAN PREMATUR DI RSUD Prof. Dr. MARGONO SOEKARJO TAHUN 2013
Abstrak (Bhs. Indonesia)Persalinan prematur saat ini menjadi perhatian utama dalam bidang obstetrik karena erat kaitannya dengan morbiditas dan mortalitas perinatal. Di Indonesia berdasarkan data Riskesdas (2007) prevalensi prematur diperkirakan 7 – 14%. Anemia pada kehamilan merupakan salah satu faktor risiko yang dapat menyebabkan persalinan prematur. Di Indonesia prevalensi anemia pada kehamilan cukup tinggi yaitu mencapai 70%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan anemia pada kehamilan dengan persalinan prematur di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto tahun 2013. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Analisis hasil menggunakan analisis Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan jumlah ibu hamil dengan anemia yang melahirkan prematur sebanyak 32 orang (52,46%). Pada kelompok pembanding yaitu ibu hamil tidak anemia hanya 9 orang (14,75%) yang mengalami persalinan prematur. Terdapat hubungan yang signifikan antara anemia pada kehamilan dengan persalinan prematur (x2=68,95;p=0,000) dan prevalence risk sebesar 6,37.
Abtrak (Bhs. Inggris)Preterm labor is currently a major concern in obstetrics as closely related to perinatal morbidity and mortality. In Indonesia, based on Riskesdas (2007) data, the prevalence of premature was estimated 7-14%. Anemia in pregnancy is considered to be related to premature labor. The prevalence of anemia in pregnancy in Indonesia is high, reaching 70%. The purpose of this research was to determine the association between anemia in pregnancy and premature labor in RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Hospital in 2013. The method of this research is observational cross sectional study. The data was analized using Chi square. The result of this study showed that 32 (52,46%) preterm pregnant women are anemic. In pregnant women who were not anemic only 9 (14,75%) who gave premature labor. Chi square test showed that there was a significant association between anemia in pregnancy and the labor (x2=68,95;p=0,000). The prevalence risk was 6,37.
Kata kunciAnemia pada kehamilan, Persalinan Prematur, Hb
Pembimbing 1dr. Aditiyono, Sp. OG
Pembimbing 2dr. Agung Saprasetya Dwi Laksana, MSc. PH
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman8
Tgl. Entri2014-03-21 20:37:09.242778
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.