Artikel Ilmiah : F1C009028 a.n. IKA NING RAHAYU
| NIM | F1C009028 |
|---|---|
| Namamhs | IKA NING RAHAYU |
| Judul Artikel | Peranan Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana dalam Mengantisipasi Perkawinan Usia Dini di Desa Pernasidi Kecamatan Cilogok Kabupaten Banyumas |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Dengan mengambil judul Peranan Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana dalam Mengantisipasi Perkawinan Usia Dini di Desa Pernasidi Kecamatan Cilogok Kabupaten Banyumas bertujuan untuk melihat bagaimana peranan PLKB dan hambatan apa saja yang terjadi pada saat proses penyuluhan antisipasi perkawinan usia dini. Penyuluhan antisipasi perkawinan usia dini merupakan tindak lanjut program pemerintah berkaitan dengan program hindari 4T (terlalu muda, terlalu tua, terlalu banyak anak, terlalu rapat jaraknya). Penyuluhan antisipasi perkawinan dini diadakan karena angka perkawinan usia dini termasuk kategori tinggi yang berdampak pada banyaknya remaja yang putus sekolah dan tingkat perceraian yang tinggi. Dengan menggunakan metode kualitatif dengan studi deskripstif, Informan yang dipilih menggunakan purposive sampling (sampel bertujuan) tekhnik pengumpulan data menggunakan wawancara observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis interaktif sedangkan untuk kepentingan keabsahan data digunakan triangulasi sumber. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa dalam pelaksanaan penyuluhan antisipasi perkawinan usia dini di desa Pernasidi menggunakan pendekatan persuasif melalui tokoh masyarakat dan tokoh agama. Peranan penyuluh lapangan keluarga berancana terangkum dalam 10 langkah PLKB yang di aplikasikan secara maksimal oleh penyuluh lapangan keluarga berencana desa Pernasidi, melalui pendekatan persuasif dengan menggunakan tekhnik repetisi melalui tokoh agama dan tokoh masyarakat pada saat kegiatan rakor yang rutin dilakukan, karena kebanyakan warga Desa Pernasidi masih mengikuti apa yang dikatakan oleh tokoh agama dan tokoh mayarakat. Hambatan dalam melakukan penyuluhan dibagi menjadi dua yaitu hambatan internal dan eksternal, hambatan internal berkaitan dengan kuantitas tenaga PLKB yang sangat kurang dan hambatan ekternal berkaitan dengan sumber daya masyrakat yang rata-rata hanya lulusan SD. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research that entitled “Family Planning Program Intructor Roles to Anticipate Adolescent Marriage in Pernasidi Village, Cilongok District” aims to understand how the PLKB roles to anticipate adolescent marriage. This Counseling is further action from goverment program that related from Avoid 4 T (Too young, Too old, Too have many children, Too tight-the distance). This counseling held because adolesce marriage number have high category that effected by some adolesces drop out and high divorce. On the qualitative method with descriptive method, informant is selected by purposive sampling. Data accumulation uses observation interview and documentation. Data analysis is analyzed by interactive analysis, whereas to data validity uses source triagulation. From research result concluded that this counseling action explore persuasive approach by person of society figure and religion figure. Role of intructor summarized by 10 step PLKB that applicated maximally by that instructor, use persuasive approach with repetition technique through religion figure, and society figure in the rakor routine activity, because some of Pernasidi society still apply what they do and explain. Obstacles from counseling divide into two part are internal problem and external problem. Internal problem related with less quantity of PLKB employee. External problem related with human resources that more of them only graduate from elementary school. |
| Kata kunci | Peranan, antisipasi perkawinan usia dini |
| Pembimbing 1 | Dra. Dwi Pangastuti, M., M.Si. |
| Pembimbing 2 | Drs. Ch. Herutomo, M.Si |
| Pembimbing 3 | Shinta Prastyanti, M.A. |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 84 |
| Tgl. Entri | 2014-03-21 12:26:51.76613 |