Artikel Ilmiah : P2FB09073 a.n. SYAMSUL AULIYA RACHMAN, SSTP
| NIM | P2FB09073 |
|---|---|
| Namamhs | SYAMSUL AULIYA RACHMAN, SSTP |
| Judul Artikel | PROSES FORMULASI KEBIJAKAN BANGGA MBANGUN DESA DI KABUPATEN CILACAP |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Pemerintah tidak mungkin akan mampu membiayai sepenuhnya pembangunan prasarana. Model pembangunan yang partisipatif mengutamakan pembangunan yang dilakukan dan dikelola langsung oleh masyarakat lokal. Model yang demikian itu menekankan pada upaya pengembangan kapasitas masyarakat dalam bentuk pemberdayaan masyarakat. Secara konsep kebijakan Bangga Mbangun Desa adalah berasal dari atas dengan tujuan utamanya adalah untuk mempercepat tercapainya visi dan misi pembangunan dengan polanya adalah untuk mencari permasalahan dari bawah atau desa kemudian untuk dicarikan solusi dan selanjutnya menumbuhkan partisipasi atau kegotongroyongan masyarakat untuk sama-sama membangun desanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah proses formulasi kebijakan Bangga Mbangun Desa dengan berbagai latar belakang masalah yang ada pada bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan lingkungan sosial budaya dan juga dilatarbelakangi situasi kondisi politik di Kabupaten Cilacap menjelang Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Cilacap 2012-2017. Melalui metode penelitian deskriptif kualitatif penulis berusaha menggali permasalahan-permasalahan yang ada terhadap proses penyusunan kebijakan tersebut. Dengan wawancara peneliti dapat menemukan fakta-fakta bahwa kebijakan Kebijakan Bangga Mbangun Desa merupakan strategi untuk mempercepat pemenuhan infrastruktur dasar, pertumbuhan ekonomi dan pemerataan ditingkat pedesaan, dengan tetap mendasarkan pada konsep comunity sustainable development atau pembangunan dari oleh dan untuk masyarakat yang berkelanjutan, terarah menuju penciptaan masyarakat pedesaan yang maju, mandiri dan santun terhadap lingkungan. Berawal dari kebijakan Gubernur Jawa Tengah “ Bali Ndeso Mbangun Desa ” mempunyai fokusnya yaitu diarahkan kepada pembangunan masyarakat desa, yang selanjutnya di Kabupaten Cilacap diimplemantasikan dalam Kebijakan Bangga Mbangun Desa. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The government may not be able to fully finance the development of infrastructure. The model's development, participatory development undertaken and managed directly by local communities. Such models emphasis on community capacity building in the form of community empowerment. In concept Bangga Mbangun Desa policy is derived from the village with the main objective is to accelerate the achievement of the vision and mission of the pattern of development is to look for the problem of under or village and then to look for solutions and further foster community participation or mutual cooperation to build a village together. The purpose of this study was to determine how the process of policy formulation Bangga Mbangun Desa with a variety of background problems in the fields of education, health, economic and socio-cultural environment and also because the political situation ahead of elections in the district Cilacap Regent and Vice Regent Cilacap 2012-2017 . Through descriptive qualitative research methods the authors sought to dig the problems that exist on the policy formulation process. By interviewing researchers can find evidence that the policy of the Bangga Mbangun Desa policy is a strategy to accelerate the fulfillment of basic infrastructure, economic growth and equity in the rural, while still based on the concept of sustainable development or the comunity by and for the development of sustainable communities, directed towards the creation of rural communities are developed, independent and decent environment. Starting from the Governor of Central Java "Bali Ndeso Mbangun Deso" has the focus is directed towards the development of rural communities, which in turn in the District of Cilacap to implementation Bangga Mbangun Desa policy. |
| Kata kunci | implementasi, partisipasi dan pemberdayaan |
| Pembimbing 1 | Dr. Ali Rokhman, M.Si |
| Pembimbing 2 | Drs. Andi Antono, M.Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2013 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |