Artikel Ilmiah : P2AA11008 a.n. NOVIE MALAYANTI, S.P

Kembali Update Delete

NIMP2AA11008
NamamhsNOVIE MALAYANTI, S.P
Judul ArtikelAPLIKASI PUPUK ANORGANIK DAN ORGANIK TERHADAP SIFAT FISIK, KIMIA DAN BIOLOGI TANAH PADA LIMA VARIETAS KEDELAI
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kebutuhan kedelai nasional pada saat ini mencapai 2,5 juta ton pertahun, sedangkan produksi kedelai dalam negeri hanya 0,8 juta ton pertahun sehingga untuk memenuhi kekurangan tersebut diperlukan impor sebanyak 1,7 juta ton pertahun. Guna memenuhi kebutuhan kedelai di Indonesia, perlu adanya usaha peningkatan produksi kedelai, salah satunya dengan cara penelitian pemupukan anorganik dan organik pada lima varietas kedelai yaitu Grobogan, Mitani, Mutiara, Rajabasa dan Slamet. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan mengetahui: 1). pengaruh aplikasi pupuk anorganik dan organik dalam memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah pada lima varietas kedelai, 2). perubahan yang terjadi pada sifat fisik, kimia dan biologi tanah setelah diaplikasikan pemupukan anorganik dan organik dan 3). interaksi antara aplikasi pemupukan dengan ragam varietas kedelai. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK).Faktor yang diteliti adalah perlakuan pemupukan dan ragam varietas.Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan uji F. Apabila terdapat keragaman antar perlakuan dilanjutkan uji DMRT dengan taraf kepercayaan 95 % (α = 5 %). Hasil penelitian menunjukkan: 1). perlakuan pemupukan anorganik dan organik berbeda nyata terhadap nilai porositas, bulk density, dan total mikroba, 2). perlakuan pemupukan secara organik memiliki nilai lebih baik dibandingkan pemupukan secara anorganik pada variabel porositas (61,88; 61,33%),bulk density(1,01; 1,02g/cc), pori drainase sangat cepat (16,72; 15,45%), permeabilitas (2,48; 2,39cm/jam), C-organik (3,34; 2,99%), N total (0,11; 0,10%), KTK (20,96; 19,86me/100g)dan total mikroba tanah (7,80; 7,70 log), 3).Interaksi antara pemupukan dengan ragam varietas hanya terjadi pada variabel KTK.
Abtrak (Bhs. Inggris)Kebutuhan kedelai nasional pada saat ini mencapai 2,5 juta ton pertahun, sedangkan produksi kedelai dalam negeri hanya 0,8 juta ton pertahun sehingga untuk memenuhi kekurangan tersebut diperlukan impor sebanyak 1,7 juta ton pertahun. Guna memenuhi kebutuhan kedelai di Indonesia, perlu adanya usaha peningkatan produksi kedelai, salah satunya dengan cara penelitian pemupukan anorganik dan organik pada lima varietas kedelai yaitu Grobogan, Mitani, Mutiara, Rajabasa dan Slamet. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan mengetahui: 1). pengaruh aplikasi pupuk anorganik dan organik dalam memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah pada lima varietas kedelai, 2). perubahan yang terjadi pada sifat fisik, kimia dan biologi tanah setelah diaplikasikan pemupukan anorganik dan organik dan 3). interaksi antara aplikasi pemupukan dengan ragam varietas kedelai. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK).Faktor yang diteliti adalah perlakuan pemupukan dan ragam varietas.Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan uji F. Apabila terdapat keragaman antar perlakuan dilanjutkan uji DMRT dengan taraf kepercayaan 95 % (α = 5 %). Hasil penelitian menunjukkan: 1). perlakuan pemupukan anorganik dan organik berbeda nyata terhadap nilai porositas, bulk density, dan total mikroba, 2). perlakuan pemupukan secara organik memiliki nilai lebih baik dibandingkan pemupukan secara anorganik pada variabel porositas (61,88; 61,33%),bulk density(1,01; 1,02g/cc), pori drainase sangat cepat (16,72; 15,45%), permeabilitas (2,48; 2,39cm/jam), C-organik (3,34; 2,99%), N total (0,11; 0,10%), KTK (20,96; 19,86me/100g)dan total mikroba tanah (7,80; 7,70 log), 3).Interaksi antara pemupukan dengan ragam varietas hanya terjadi pada variabel KTK.
Kata kuncikedelai, pupuk organik dan anorganik, sifat tanah
Pembimbing 1Ir. Kharisun, Ph.D
Pembimbing 2Prof. Ir. Loekas Soesanto, M.S, Ph.D
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman17
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.