Artikel Ilmiah : G1D009013 a.n. CHANDRI VINURIL ILMI
| NIM | G1D009013 |
|---|---|
| Namamhs | CHANDRI VINURIL ILMI |
| Judul Artikel | PENGARUH TERAPI BERMAIN PUZZLE TERHADAP KECEMASAN SAAT DILAKUKAN INJEKSI INTRAVENA PADA ANAK USIA PRASEKOLAH YANG DIRAWAT DI RSUD BANYUMAS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Latar belakang: Kecemasan merupakan dampak hospitalisasi yang dapat mengganggu proses penyembuhan. Kecemasan terbesar anak usia prasekolah yang dirawat adalah kecemasan saat injeksi intravena. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh terapi bermain puzzle terhadap kecemasan saat dilakukan injeksi intravena pada anak usia prasekolah yang dirawat di RSUD Banyumas. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pre and post test design with control group. Pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 20 responden (10 intervensi, 10 kontrol). Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar observasi kecemasan dan angket untuk karakteristik responden. Analisis data yang digunakan adalah uji statistik non parametrik dengan uji Wilcoxon dan uji U Mann Whitney. Hasil: ada perbedaan kecemasan saat dilakukan injeksi intravena pada anak usia prasekolah pada kelompok intervensi dan kontrol (p value 0,000). Tidak ada hubungan antara variabel pengganggu dengan kecemasan anak setelah dilakukan terapi bermain puzzle, diantaranya: usia (p value 0,700), jenis kelamin (p value 0,600), riwayat pernah dirawat (p value 0,300), posisi anak dalam keluarga (p value 0,600), lingkungan (p value 0,600), dan petugas kesehatan (p value 0,900). Kesimpulan: Ada pengaruh terapi bermain puzzle terhadap kecemasan saat dilakukan injeksi intravena pada anak usia prasekolah yang dirawat di RSUD Banyumas. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Background: Anxiety is the impact of hospitalization that may interfere with the healing process. Anxiety when intravenous injection is the greatest anxiety for preschoolers who are hospitalized. Purpose: This study aimed to identify the effect of puzzle therapy to preschoolers anxiety during intravenous injection in RSUD Banyumas. Method : A quasi experimental design with pre and post test design with control group used in this research. Consecutive sampling was conducted for 10 preschool children (3-6 years old) as intervention group and 10 preschool children as control group. Research was set at pediatric ward (Khantil) in RSUD Banyumas. Anxiety observation sheets and questionnaires for respondent’s characteristics used in this study. The Wilcoxon test and Mann Whitney U test used to analyze the data. Result : Research shown that puzzle therapy was effective reducing preschoolers anxiety during injection intravenous ( p value 0.000 ) . There is not corellation between the confounding variables for cild anxiety after puzzle therapy: age (p value 0,700), sex (p value 0,600), history had been treated (p value 0,300), position of children in the family (p value 0,600), environment (p value 0,600), and health workers (p value 0,900). Conclusion : the puzzle therapy was effective reducing preschool anxiety during injection intravenous in RSUD Banyumas. |
| Kata kunci | hospitalisasi, injeksi intravena, anak prasekolah, puzzle. |
| Pembimbing 1 | Dian Ramawati, M.Kep.,Ns. |
| Pembimbing 2 | Haryatiningsih Purwandari, M.Kep.,Ns.,Sp. Kep. An. |
| Pembimbing 3 | Acik Yuli Purwanti, S.Kep.,Ns. |
| Tahun | 2013 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |