Artikel Ilmiah : G1F009014 a.n. PRAMITA PURBANDARI

Kembali Update Delete

NIMG1F009014
NamamhsPRAMITA PURBANDARI
Judul ArtikelAKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL KULIT
BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana) DAN
KOMBINASINYA DENGAN CIPROFLOKSASIN TERHADAP
Shigella dysentriae
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kulit Buah Manggis mengandung senyawa flavonoid, tanin, saponin dan
xanthon yang memiliki aktivitas sebagai antibakteri. Shigella dysenteriae
merupakan spesies yang paling sering menyebabkan kejadian epidemik parah
pada diare. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak
etanol kulit buah manggis terhadap S. dysentriae yang dinyatakan dengan IC50 dan
untuk mengetahui peningkatan aktivitas antibakteri kombinasi ekstrak kulit buah
manggis dengan ciprofloksasin terhadap S. dysentriae.
Uji aktivitas antibakteri dari ekstrak kulit buah manggis dilakukan dengan
metode difusi cakram Kirby-bauer menggunakan 5 konsentrasi ekstrak kulit buah
manggis yaitu 100 ppm, 200 ppm, 300 ppm, 400 ppm dan 500 ppm dengan cara
mengukur diameter zona hambat. Data yang diperoleh kemudian dianalisis
dengan analisis probit untuk mendapatkan nilai IC50. Uji aktivitas antibakteri
kombinasi ekstrak dan antibiotik juga menggunakan difusi cakram Kirby-bauer
dengan menggunakan 5 konsentrasi, IC50+1 ppm, IC50+2 ppm, IC50+3 ppm,
IC50+4 ppm dan IC50+5 ppm dibandingkan dengan ciprofloksasin 1 ppm, 2 ppm, 3
ppm, 4 ppm dan 5 ppm. Data zona hambat dianalisis dengan uji paired T-test
untuk mengetahui perbedaan aktivitas antibakteri sebelum dan sesudah
dikombinasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah manggis dapat
menghambat pertumbuhan bakteri dengan nilai IC50 ekstrak sebesar 11.246 ppm.
Hasil analisis menyatakan bahwa kombinasi ekstrak dan ciprofloksasin dapat
meningkatkan aktivitas antibakteri terhadap S. dysentriae.
Abtrak (Bhs. Inggris)The mangosteen pericarp contained flavonoids, saponins, tannins, and
xantone as antibacterial activity. Shigella dysenteriae is the most causing the
epidemic severe dicentry. The aims of this study is to find out the presence of
antibacterial activity ethanol extract of the mangosteen pericarp against S.
dysentriae expressed with IC50 and to know increased antibacterial activity
combination ethanol extract of the mangosteen pericarp with ciprofloxacin against
S. dysentriae.
Antibacterial test extracts the mangosteen pericarp was used disc diffusion
Kirby-bauer method by using 5 concentration extracts the mangosteen pericarp
which is 100 ppm, 200 ppm, 300 ppm, 400 ppm and 500 ppm by measuring the
diameter of inhibitory zone. Data analysed using probit analysis with linear
regression to obtain IC50 values. Antibacterial test extracts combination and
antibiotic also used disc diffusion Kirby-bauer method by using 5 concentrations,
IC50+1 ppm, IC50+2 ppm, IC50+3 ppm, IC50+4 ppm and IC50+5 ppm which is
compared to ciprofloxacin 1 ppm, 2 ppm, 3 ppm, 4 ppm dan 5 ppm. The data of
inhibitory zone analyzed by paired T-test to tell the difference before and after
combined.
The results showed that extract can inhibit the growth of bacteria with IC50
values of the extracts is 11.246 ppm. The results analyzed explained that
combination of extracts and ciprofloxacin may increase the antibacterial activity
against S. dysentriae based on the large of inhibitory zones
Kata kuncikulit buah manggis, Garcinia mangostana, antibakteri, S. dysentriae
Pembimbing 1Iskandar Sobri, M.Biotech., Apt
Pembimbing 2Drs. Sunarto, MS., MP
Pembimbing 3
Tahun2009
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.