Artikel Ilmiah : E1A009224 a.n. DICKY MOCHAMMAD FAISAL
| NIM | E1A009224 |
|---|---|
| Namamhs | DICKY MOCHAMMAD FAISAL |
| Judul Artikel | Pengaruh Adat Jawa dan Adat Sunda Terhadap Sistem Kemasyarakatan Suku Cirebon |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Jati diri hanya dapat diperoleh dengan cara memahami dari mana kita berasal baik suku, agama, dan kebudayaan, serta dengan hal tersebut Bhineka Tunggal Ika akan menjadi sebuah keniscayaan yang Pancasila menjadi tumpuannya. Adapun Jati diri suku Cirebon terlihat sebagai identitas yang melekat pada setiap diri orang Cirebon yang mudah dikenali, terutama dari tutur kata dan perilakunya. Kemudian Jati diri suku Cirebon menjadi landasan sistem kemasyarakatan Cirebon yang terbentuk dari unsur-unsur unsur luar yang menjadikan suku Cirebon unik. Cirebon adalah sebuah wilayah di Pantai Utara Jawa Barat yang diapit oleh dua kebudayaan, yaitu budaya Jawa di bagian Timur dan budaya Sunda dibagian Barat dan Selatan. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana pengaruh adat Jawa dan adat Sunda terhadap sistem kemasyarakatan suku Cirebon dan factor apa sajakah yang mempengaruhi sistem kemasyarakatan suku Cirebon sebagai unsur kebudayaan ? Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan yuridis sosiologis (empiris), dengan spesifikasi penelitian yang bersifat deskriptif analitis. Hasil penelitian yang diperoleh adalah pengaruh adat Jawa dan adat Sunda terhadap sistem kemasyarakatan suku Cirebon mendapat pengaruh yang kuat dari adat Jawa dan adat Sunda, dan faktor yang mempengaruhi sistem kemasyarakatan suku Cirebon oleh adat Jawa dan adat Sunda adalah Sejarah, Wilayah, Religi dan Kultur budaya. Pada hakikatnya budaya Cirebon yang adiluhung perlu dilakukan inventarisasi kebudayaan Cirebon secara terperinci, dan dilakukan publikasi baik melalui media cetak ataupun melalui media elektronik, dan perlu adanya peningkatan dalam hal pembinaan kepada para pelestari kebudayaan Cirebon agar tetap berkesinambungan dan dapat dinikmati oleh generasi selanjutnya. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Identity is a must to be an Indonesian, it can only be obtained by way of understanding where we came from both ethnic group, religion, and culture, to that Bhineka Tunggal Ika will be one certainly which Pancasila becomes its support. There is Identity even Cirebon's tribe most sees as identitiy that clings on each self person Cirebon that easy being recognized, especially by word and behaviour. Then Cirebon's tribe Identity becomes sociological system base Cirebon that is formed from the extern elements that make Cirebon's tribe unique. Cirebon is one region at Javanese North Beach West one flanked by two cultures, which is Java culture at sectioned East and cultural Sunda at sectioned west and south. The research problem is how the influence of Javanese and Sundanese custom to tribal sociological system Cirebon and what are the factors that effect the social system as a Cirebon’s tribal cultural elements? The method of approach used in this research is sosiologi's judicial formality approximate methods (empiric), with observational specification is analytical descriptive character. The result obtained are the influence of Javanese and Sundanese traditional customs of the tribal social system Cirebon gets strong influence of Javanese and Sundanese custom, and factor that regard tribal social system Cirebon by is Javanese and Sundanese custom History, Region, Religion, and Cultural culture. Bassicly, Cirebon’s culture that adiluhung need to be done in detail inventory Cirebon's culture, and made good publicity trough print media or via electronic media, and needs to improvement in terms of guidance to the cultural conservationists Cirebon to remain sustainable and can be enjoyed by future generation. |
| Kata kunci | Cirebon, Adat, dan Kebudayaan. |
| Pembimbing 1 | Trusto Subekti, S.H., M.Hum. |
| Pembimbing 2 | Rochati, S.H., M.Hum. |
| Pembimbing 3 | Haedah Faradz, S.H., M.H. |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |