Artikel Ilmiah : B1J008140 a.n. PUJI YUGOPRAYOGI

Kembali Update Delete

NIMB1J008140
NamamhsPUJI YUGOPRAYOGI
Judul ArtikelIndeks Hepatosomatik, Viscerasomatik dan Model Lipostatik Ikan Gurami (Osphronemus gouramy Lac.) yang Diberi Pakan Protein dan Energi yang Berbeda.
Abstrak (Bhs. Indonesia)Pakan memegang peranan penting dalam pertumbuhan ikan gurami (Osphronemus gouramy Lac,). Perbedaan rasio protein dan energi pakan dapat mempengaruhi indeks hepatosomatik (IHS), viscerasomatik (IVS) dan model lipostatik yang digunakan sebagai parameter pertumbuhan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indeks hepatosomatik, viscerasomatik dan model lipostatik ikan gurami yang diberi pakan dengan rasio protein dan energi yang berbeda. Materi yang digunakan adalah ikan gurami dengan kelompok berat berbeda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan rancangan percobaan berupa Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial 2x4. Faktor pertama adalah ikan gurami dengan berat ±30 g (I1) dan ±80 g (I2). Faktor kedua adalah pakan berbentuk pelet dengan rasio protein energi sebagai berikut: 35%/3,5 kkal (P1); 35%/2,8 kkal (P2); 27%/2,2 kkal (P3) dan 27%/2,2 kkal (P4). Parameter yang diamati adalah berat hati dan berat viscera. Metode analisis yang digunakan yaitu two way anova dan dilanjutkan uji beda nyata terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukan bahwa IHS dan IVS dipengaruhi oleh berat ikan dan jenis pakan (P<0,5). Ikan dengan berat ±30 g memiliki IHS dan IVS lebih tinggi dibanding ikan dengan berat ±80 g, dengan nilai masing 1,66% dan 1,42% untuk IHS dan 7,60% dan 6,88%. Untuk jenis pakan, pakan dengan rasio protein energi 35%/3,5 kkal memberikan IHS tertinggi yaitu sebesar 1,73%, namun memberikan hasil tidak berbeda nyata untuk IVS (P>0,5). Sementara untuk lipostatik kombinasi perlakuan ikan dengan berat ±80 g yang diberi pakan dengan kadar 35%/3,5 kkal memiliki nilai lipostatik tertinggi yaitu sebesar 0,34%. dapat disimpulkan bahwa ikan berat ±30 g memiliki IHS dan IVS lebih tinggi dibanding ikan berat ±80 g, sedangkan untuk jenis pakan secara umum pakan dengan kadar protein dan energi 35%/3,5 kkal memiliki nilai tertinggi diantara semua jenis pakan pada IHS, IVS dan model lipostatik.
Abtrak (Bhs. Inggris)The aims of this study determine hepatosomatic, viscerasomatic index and lipostatic models of carp fed with different ratio of protein and energy . The average initial body weights of the two groups tested were 30 g and 80 g. The other factor were tested are four groups feed with different protein and energy ratios, 35%/3,5 kcal (P1), 35%/2,8 kcal (P2), 27%/2,7 kcal (P3) and 22%/2,2 kcal (P4). Analytical method used two way anova continued with least significant difference (LSD). The results showed that IHS and IVS were affected by weigth of fish and type of feed (P<0,05), whereas the interaction between weight of fish and type of feed do not affect IHS and IVS (P>0,05). IHS and IVS decreased with increasing body size but increased with increasing protein and energy levels. For lipostatic model, combination fish weight 80 g fed with protein and energy ratios 35%/3,5 kcal has highes value. It is suggested that fish with weigth 30 g has higher value for IHS and IVS than fish with weight 80g, whereas for general type of feed, feed with ratio protein energy 35%/3,5 kcal has highest value among all types of feed in IHS, IVS and lipostatic model.
Kata kunciKata kunci: hepatosomatik, viscerasomatik, lipostatik dan Osphronemus gouramy Lac.
Pembimbing 1Dra. Farida Nur Rachmawati, M.Si.
Pembimbing 2Drs. Untung Susilo, M.S.
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman8
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.