Artikel Ilmiah : B1J009023 a.n. BETTA ADY GUNAWAN

Kembali Update Delete

NIMB1J009023
NamamhsBETTA ADY GUNAWAN
Judul ArtikelPENGARUH PENAMBAHAN Bifidobacterium BBIV DAN LAMA INKUBASI PADA SOYGHURT TERHADAP
PERTUMBUHAN Escherichia coli
Abstrak (Bhs. Indonesia)Soyghurt dapat diproduksi dari kombinasi kultur bakteri asam laktat yaitu Lactobacillus bulgaricus, Streptococcus thermophilus, dan Bifidobacterium spp. Bakteri asam laktat ini mampu menghasilkan senyawa organik yang bersifat antimikroba. Bifidobacterium mengandung zat antibiotik bifidin yang dapat menghambat aktivitas bakteri patogen seperti Ecsherichia coli yang banyak mengganggu kesehatan pencernaan anak balita maupun orang dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penghambatan soyghurt yang ditambah kultur Bifidobacterium BBIV terhadap Escherichia coli dengan lama inkubasi (penyimpanan) dan konsentrasi yang berbeda. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial. Faktor 1 adalah Penambahan Konsentrasi Bifidobacterium BBIV terdiri dari 4 taraf yaitu (0%, 1%, 2% dan 3%). Faktor 2 adalah Lama Inkubasi (periode simpan) terdiri dari 7 taraf yaitu (0, 5, 10, 15, 20, 25, dan 30 hari) dan setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji Analisis Ragam (ANOVA) kemudian dilanjutkan dengan uji BNJ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan lama inkubasi (penyimpanan) 30 hari (W6) mampu menghambat Eschericia coli dengan diameter zona hambat terbesar adalah 13,0 mm pada perlakuan soyghurt K3 (1:1:1,5). Kadar asam laktat soyghurt meningkat selama inkubasi 30 hari pada soyghurt dengan kombinasi 1:1:0; 1:1:0,5; 1:1:1; dan 1:1:1,5 masing – masing sebesar 1,2489%; 1,2542%; 1,1166%; dan 1,3627%. Uji organoleptik menunjukkan bahwa soyghurt dengan perbandingan 1:1:0,5 (K1) lebih disukai dari segi rasa, aroma, dan homogenitas, sedangkan dari segi warna tidak disukai.
Abtrak (Bhs. Inggris)Soyghurt can be produced by a combination of cultures of lactic acid bacteria, such as Lactobacillus bulgaricus, Streptococcus thermophilus, and Bifidobacterium spp. Lactic acid bacteria are able to produce organic compounds which are antimicroba. Bifidobacterium produces a bifidin antibiotic substances, Bifidobacterium can inhibit bacterial pathogens such as Ecsherichia coli that many disturb baby and adult’s digestive health. This research is aimed to know the level of inhibition of the soyghurt which is added by Bifidobacterium BBIV culture to Escherichia coli with different periods and concentrations. This research used experimental methods by Completely Randomized Design with factorial pattern. The factor 1 was addition Bifidobacterium BBIV consisted of 4 levels concentration that was (0%, 1%, 2% and 3%). The factor 2 was period of storage consisted of 7 levels (0, 5, 10, 15, 20, 25, and 30 days), and each treatment was repeated three times as much. The data was analyzed by using analysis of variance test (ANOVA) followed by BNJ test. The results showed that treatment of long storage for 30 days (W6) could inhibit an Eschericia coli with the highest of inhibitory zone diameters was 13.0 mm of soyghurt K3 (1: 1: 1.5). Lactic acid content of soyghurt increased during incubation 30 days on soyghurt with a combination of 1: 1: 0, 1: 1: 0.5, 1: 1: 1, and 1: 1: 1.5 each of 1,2489%; 1,2542%; 1,1166%; and 1,3627%. Organoleptic test showed that soyghurt with 1:1:0,5 ratio (K1) is preferred in terms of taste, aroma, and homogeneity, but in terms of color not preferred.
Kata kunciKata kunci : Soyghurt, Bifidobacterium BBIV, Escherichia coli, zona hambat.
Pembimbing 1Dra. Dyah Fitri K., MP
Pembimbing 2Dra. P. Maria Hendrati, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.