Artikel Ilmiah : I1C006012 a.n. SUSIANA DAMAYANTI

Kembali Update Delete

NIMI1C006012
NamamhsSUSIANA DAMAYANTI
Judul ArtikelGEOLOGI DAN ANALISIS KESTABILAN BENDUNGAN JATIBARANG KECAMATAN GUNUNGPATI KABUPATEN SEMARANG
JAWA TENGAH
Abstrak (Bhs. Indonesia)Karena kebutuhan air di Kota Semarang yang terganggu maka Kementerian Pekerjaan Umum Bidang Sumber Daya Air bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Jawa Tengah memutuskan membangun Bendungan Jatibarang di Kecamatan Gunungpati Kabupaten Semarang. Dan untuk pembuatan bendungan dibutuhkan penelitian dalam aspek geologi dan geologi teknik.
Geomorfologi daerah penelitian dibagi menjadi dua satuan bentuk lahan, yaitu satuan lahan perbukitan curam vulkanik dan satuan lahan lembah sangat curam sesar. Hal itu karena ada dua proses geologi yang mempengaruhi terbentuknya geomorfologi daerah penelitian. Pola aliran sungai di daerah penelitian adalah subdendritik dan tipe genetik sungainya adalah konsekuen dan subsekuen, sedangkan stadia sungainya adalah stadia muda.
Pada daerah penelitian terdapat 3 satuan batuan, yaitu Batulempung, Batupasir dan Breksi Vulkanik. Dan bila melihat umur kemudian distarakan dengan kolom stratigrafi peneliti sebelumnya, maka hanya ada dua Formasi pada daerah penelitian, yaitu Formasi Kerek dan Formasi Damar. Sesar naik yang memiliki arah jurus N 1200 E dan kemiringannya mencapai 800 yang terjadi pada pliosen, yang mengakibatkan Formasi Kerek (Batulempung) terangkat.
Berdasarkan hasil perhitungan dimana nilai Qf lebih kecil dari 2% dengan Qinflow rata-rata waduk (2% x 225,43 = 4,5086 m³/s atau 3,895 x105 m³/hari) yaitu Qf = 3,984 m3/hari yang lebih kecil dari 3,895 x105 m³/hari, nilai Kecepatan rembesan (1,73 x 10-7 m/s) lebih kecil dari kecepatan kritis (2,123 m/s), nilai Fs lebih besar dari 1,2 maka Bendungan Jatibarang dengan tipe urugan dinyatakan aman untuk dibangun dan digunakan.
Abtrak (Bhs. Inggris)Base of the need for water which was disrupted at Semarang make the Ministry of Public Works for Water Resources and Government of Central Java decided to build a Jatibarang dam in district Gunungpati Semarang. And to build a dam need a research in geology and geological engineering aspect.
Geomorphology of research area was devided into two units, that is steep vulcanic hill and very steep fault valley. That's because there were two geological processes that affect the formationof geomorpholical research area. The pattern of stream flow in the research area is subdendritik and genetic type of river is consequently and subsequently, while stadia river is new stadia.
There are 3 lithologies in research area, that is mudstone, sandstone and volcanic breccia. And when you see the age of the stone then compared with previous research of stratigraphic column, then there are only two formations at research area, that is Kerek formation and Damar formation. Reverse fault which has a stance towards N 1200 E and the slope reaches 800that occured in the Pliocene, which caused Kerek formation raised.
Based on calculation where Qf value is less than 2% with an average Qinflow reservoir (2% x 225,43 = 4,5086 m³/s or 3,895 x105 m3/day) Qf=3,984 m3/day which is smaller than 3,895 x105m3/day, seepage speed value (1,73 x 10-7 m/s) is smaller than the critical speed (2,123 m/s), the value of Fs is greater than 1.2. So, pile type at Jatibarang dam was declared to be build and used.
Kata kunciGeologi Bendungan
Pembimbing 1Adi Candra, S.T., M.T.
Pembimbing 2Arwan Apriyono ST., M.eng
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman22
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.