Artikel Ilmiah : G1D008086 a.n. ALDI MASWIHARDO CHRISMANSYAH

Kembali Update Delete

NIMG1D008086
NamamhsALDI MASWIHARDO CHRISMANSYAH
Judul ArtikelHUBUNGAN LINGKUNGAN BELAJAR KLINIK TERHADAP TINGKAT KECEMASAN MAHASISWAPROGRAM PROFESI NERS DI RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO
Abstrak (Bhs. Indonesia)Lingkungan belajar klinik penting dalam pendidikan keperawatan. Ada 5 faktor yang mempengaruhi lingkungan belajar klinik yaitu ilmu pengetahuan dasar, atmosfer sosial, program pelatihan dan workshop, supervisi, dan beban kerja. Kecemasan adalah suatu ketegangan, rasa tidak aman, kekhawatiran, yang timbul karena dirasakan akan mengalami kejadian yang tidak menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lingkungan belajar klinik terhadap tingkat kecemasan pada pembelajaran klinik mahasiswa program Ners di RSUD Prof. dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional, dengan instrumen kecemasan menggunakan skala Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Sampel penelitian ini berjumlah 65 responden. Analisa data penelitian menggunakan uji Fisher Exact Test dengan tingkat kemaknaan ( 0,05). Hasil uji Fisher’s Exact Test menunjukan bahwa ada hubungan yang bermakna antara faktor atmosfer sosial (p.value 0,023) dengan tingkat kecemasan dan ada hubungan yang bermakna antara faktor program pelatihan dan workshop (p.value 0,020) dengan tingkat kecemasan, sementara ilmu pengetahuan dasar, supervisi dan beban kerja tidak ada hubungan yang bermakna dengan tingkat kecemasan.
Abtrak (Bhs. Inggris)Clinical learning environment is important in nursing education. There are 5 factors that influence clinical learning environment. These are basic science, social atmosphere, training programs and workshops, supervision, and workload. Anxiety is a tension, insecurity, fear, which arises due to the perceived will experience unpleasant occurrences. This study aims to determine the relationship of clinical learning environment to the level of anxiety in the clinical learning student nurses in Prof . dr . Margono Soekarjo hospitals Purwokerto. This study used a cross-sectional design. Anxienty was measured by the Hamilton scale anxiety Anxiety Rating Scale (HARS). Sample size was 65 respondents. Analysis of research data used the Fisher Exact Test with significant level 0.05. The results showed that there was a significant relationship between anxiety level and social atmosphere (p.value 0.023) and workshop training program (p.value 0,020), while there was no relationship between anxiety level and basic science, supervision and workload.
Kata kuncikecemasan, lingkungan belajar klinik.
Pembimbing 1Wastu Adi M, S>Kep.,M.Kep.
Pembimbing 2Made Sumarwati, S.Kp.,MN.
Pembimbing 3Sulistiani, S.Kep.,Ns.
Tahun2013
Jumlah Halaman2
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.