Artikel Ilmiah : G1G009004 a.n. ASYIDQYANA IRSYADITA

Kembali Update Delete

NIMG1G009004
NamamhsASYIDQYANA IRSYADITA
Judul ArtikelPENGARUH PEMBERIAN VITAMIN C TERHADAP KADAR MALONDIALDEHYDE SALIVA DAN STATUS KESEHATAN GINGIVA PADA PENDERITA GINGIVITIS PEROKOK DAN NON PEROKOK
Abstrak (Bhs. Indonesia)Gingivitis merupakan kondisi peradangan gingiva. Proses inflamasi yang terjadi pada gingiva berakibat pada meningkatnya Reactive Oxygen Species (ROS) dalam tubuh. Peningkatan ROS memicu peningkatan Malondialdehyde (MDA) yang merupakan produk hasil peroksidasi lipid yang merupakan indikator kadar radikal bebas dalam tubuh. Vitamin C merupakan sumber antioksidan eksogen, yang dapat membantu penurunan radikal bebas dan penyembuhan gingivitis. Tujuan penelitian ini adalah melihat adanya pengaruh pemberian vitamin C terhadap penurunan kadar MDA pada penderita gingivitis perokok dan non perokok. Subjek penelitian terdiri dari 28 penderita gingivitis yang dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok gingivitis perokok dan kelompok gingivitis non perokok yang masing-masing terdiri dari 14 subjek. Setiap kelompok diberi vitamin C dosis 500 mg perhari selama 5 hari. Pengambilan saliva dilakukan sebelum dan sesudah konsumsi vitamin C, dan pengukuran kadar MDA menggunakan spektofotometer panjang gelombang 523 nm. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan bermakna kadar MDA saliva pada kedua kelompok sebelum dan setelah perlakuan (p < 0,05). Pemberian vitamin C dapat menurunkan kadar MDA saliva secara signifikan pada kedua kelompok, terdapat penurunan sebesar 61% pada perokok dan penurunan pada non perokok sebesar 17%. Tidak ditemukan adanya hubungan bermakna antara kadar MDA dengan status kesehatan gingiva pada masing-masing kelompok (p > 0,05).

Kata Kunci : MDA, Gingivitis, Radikal Bebas, Perokok, Vitamin C
Abtrak (Bhs. Inggris)Gingivitis is the inflamed condition of gingival. The inflammation causes the increasing Reactive Oxygen Species (ROS). Moreover, the increasing of ROS could increase the amount of malondialdehyde (MDA) in the body. The MDA is one of the most frequently used indicators of lipid peroxidation. Vitamin C is an exogenous antioxidant which could help decreasing free radicals and curing the gingivitis. The purpose of this research is to see the effect of vitamin C on levels of MDA in the gingivitis patients which are smoker or non-smoker. The test-subjects were including 28 gingivitis patients. They were divided in two groups that were 14 people of smokers and non-smokers, respectively. Each person was given 500 mg of vitamin C for 5 days. Saliva samples were taken before and after consuming vitamin C. The MDA level was measured by spechtofotometry with 532 nm wavelenght. After and before the value of p < 0,05 was embedded. The result shows that vitamin C could help decreasing the amount of MDA significantly on each of the groups, decreasing at smoker 61 % and at non-smoker 17 %. However, there is no relation between the number of MDA with gingival health status on each group after (of p > 0,05).

Keywords: MDA, Gingivitis, Free Radical, Smokers, Vitamin C
Kata kunci MDA, Gingivitis, Radikal Bebas, Perokok, Vitamin C
Pembimbing 1Dr. Saryono, S.Kp, M.Kes.
Pembimbing 2Dr. drg. A. Haris Budi Widodo, M.Kes., A.P., S.IP.
Pembimbing 3
Tahun2013
Jumlah Halaman88
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.