Artikel Ilmiah : B1J009002 a.n. AGUS DWI SANJOYO

Kembali Update Delete

NIMB1J009002
NamamhsAGUS DWI SANJOYO
Judul ArtikelPENGARUH PENGGUNAAN SLUDGE SEBAGAI PENGGANTI DEDAK PADA MEDIA TANAM TERHADAP PRODUKSI JAMUR KUPING HITAM (Auricularia polytricha)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan sludge sebagai bahan pengganti dedak dengan komposisi perbandingan dedak dan sludge yang paling tepat untuk meningkatkan produksi jamur kuping hitam (Auricularia polytricha). Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan lima kali ulangan. Perlakuan yang dicobakan adalah dedak dan sludge yang dicampurkan pada media tanam dengan berbagai komposisi yaitu DM1 (dedak 20% dan sludge 0% dari formula), DM2 (dedak 15% dan sludge 5% dari formula), DM3 (dedak 10% dan sludge 10% dari formula), DM4 (dedak 5% dan sludge 15% dari formula), dan DM5 (dedak 0% dan sludge 20% dari formula). Parameter yang diamati terdiri atas parameter utama yaitu bobot basah produksi jamur kuping sedangkan parameter pendukungnya adalah kecepatan pertumbuhan miselium, bobot kering produksi jamur kuping, nilai Rasio Efisisensi Hayati (REH), nisbah C/N media tanam, pH awal media tanam, kondisi harian suhu dan kelembaban lingkungan. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis ragam (uji F) dengan tingkat kesalahan 5% dan 1% dan hasilnya dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sludge sebagai bahan pengganti dedak mampu meningkatkan produksi jamur kuping hitam dengan perbandingan komposisi penggunaan dedak 0% dan sludge 20% dari formula (perlakuan DM5) dengan produksi rata-rata jamur kuping hitam yaitu 134,48 g/baglog sedangkan hasil konversi bobot basah – bobot kering yang terbaik yaitu pada penggunaan dedak 10% dan sludge 10% dari formula (perlakuan DM3).
Abtrak (Bhs. Inggris)This research is aimed to know the use of sludge as a substitute bran with a composition ratio bran and sludge are most appropriate to increase the production of black jew’s ear mushroom (Auricularia polytricha). This research used experimental methods to Completely Randomized Design (CRD). The treatments tested were mixed with bran and sludge in growing media with different compositions, namely DM1 (20% bran and 0% sludge of the formula), DM2 (15% bran and sludge 5% of the formula), DM3 (bran 10% and 10 sludge % of the formula), DM4 (bran 5% and 15% of the sludge formula), and DM5 (bran 0% and 20% of the sludge formula). The observed parameters consisting of key parameters, namely wet weight jew’s ear mushroom production while supporting parameter is the speed of growth of mycelium, jew’s ear mushroom dry weight production, biological efficiency value (EB), ratio C/N growing media, initial pH of the growing media, temperature daily conditions and humidity environments. Data were analyzed with analysis of variance (F test) with an error rate of 5% and 1%, and the results followed by Least Significant Difference (LSD). The results showed that sludge as a substitute bran to increase the production of black jew’s ear mushroom with the use of bran composition ratio of 0% and 20% of the sludge formula (DM5 treatment) with an average production of black jew’s ear mushroom is 134.48 g / balgog while the conversion wet weight - dry weight of the best that is on the use of sludge bran 10% and 10% of the formula (treatment DM3).
Kata kunciAuricularia polytricha, dedak, limbah biogas kotoran sapi (sludge)
Pembimbing 1Drs. Aris Mumpuni, M.Phil.
Pembimbing 2Dra. Purnomowati, SU.
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman38
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.