Artikel Ilmiah : P2CA12004 a.n. ANITA KARUNIA, S.E
| NIM | P2CA12004 |
|---|---|
| Namamhs | ANITA KARUNIA, S.E |
| Judul Artikel | FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETIMPANGAN DISTRIBUSI PENDAPATAN KABUPATEN/KOTA DI JAWA TENGAH TAHUN 2008 - 2011 |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Pertumbuhan ekonomi yang terjadi di Jawa Tengah belum dapat mengatasi permasalahan ketimpangan distribusi pendapatan. Ketimpangan distribusi pendapatan di Jawa Tengah terjadi akibat adanya perbedaan kondisi pada lapangan usaha yang ditunjukkan oleh persebaran jumlah tenaga kerja dan peran sektoral. Jumlah tenaga kerja di Jawa Tengah banyak tersebar pada sektor pertanian, sedangkan peran sektor pertanian rendah. Agar pendapatan masyarakat terdistribusi secara merata, penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi ketimpangan distribusi pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variabel tenaga kerja sektor pertanian, peran sektor industri pegolahan, pertumbuhan penduduk, kepadatan penduduk, kredit modal kerja, kredit investasi, kredit konsumsi dan belanja modal terhadap ketimpangan distribusi pendapatan kabupaten/kota di Jawa Tengah pada periode tahun 2008 – 2011. Dalam penelitian digunakan metode analisis regresi linear berganda. Dari hasil analisis regresi linear berganda diketahui bahwa variabel kredit konsumsi dan belanja modal memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan kabupaten/kota di Jawa Tengah. Kemudian variabel tenaga kerja sektor pertanian dan kepadatan penduduk memiliki pengaruh yang negatif dan signifikan. Sedangkan variabel peran sektor industri pengolahan, pertumbuhan penduduk, kredit modal kerja dan kredit investasi memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan kabupaten/kota di Jawa Tengah. Berdasarkan hasil penelitian, untuk mengurangi ketimpangan distribusi pendapatan, maka perlu dilakukan pembangunan dalam bentuk pengaplikasian teknologi pertanian yang lebih modern agar tercipta efisiensi produksi. Upaya tersebut dapat menghasilkan efisiensi produksi khususnya pengolahan hasil-hasil pertanian dalam bentuk agroindustri. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Economics growth that occurs in Central Java has not decreased the problem of inequality income. It is because of difference conditions in business field that shown in the labor distributions and sectoral roles. Labor in the province mostly concentrate in agricultural sector, but this sector plays a weak role in regional economic. To distribute people’s income equally, this research needs to analyze some factors affecting the inequality income. This research aims to analyze variables of agricultural sectors, role of processing industrial sectors, population growth, population density, working capital loan, investment loan, consumption loan and capital expenditure on inequality income of Central Java regencies/cities in 2008-2011 periods. It is used multiple linear regression analysis method. The result shows that consumption loan and capital expenditure have positive and significant effect on inequality income in regencies/cities in Central Java. The variables of agricultural sectors and population density have negative and significant effect. While variables of processing industrial role, population growth, working capital loan and investment loan have insignificant effect on inquality income in the regencies/cities. Based on the research result, to reduce inequality income, agricultural development sectors through applying more modern agricultural technology to create production efficiency. It can be attempted by development of all economic sectors comprehensively through the production efficiency, espesially in the process of agroindustry’s agricultural product. |
| Kata kunci | Ketimpangan distribusi pendapatan, Indeks Gini, Sektor Pertanian |
| Pembimbing 1 | Dr. Pramono Hari Adi, M.S |
| Pembimbing 2 | Prof. Dr. H. Kamio, S.E |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2013 |
| Jumlah Halaman | 16 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |