Artikel Ilmiah : G1D010028 a.n. RESTU HIDAYAT

Kembali Update Delete

NIMG1D010028
NamamhsRESTU HIDAYAT
Judul ArtikelPERBEDAAN HASIL PENGUKURAN PERKEMBANGAN BALITAMENGGUNAKAN DENVER DEVELOPMENTAL SCREENING TEST-II (DDST-II) DAN KUESIONER PRA SKRINING PERKEMBANGAN (KPSP) DI RW 6 DESA REMPOAH BATURRADEN
Abstrak (Bhs. Indonesia)ABSTRAK

PERBEDAAN HASIL PENGUKURAN PERKEMBANGAN BALITA MENGGUNAKAN DENVER DEVELOPMENTAL SCREENING TEST-II (DDST-II) DAN KUESIONER PRA SKRINING PERKEMBANGAN (KPSP) DI RW 6 DESA REMPOAH BATURRADEN

Restu Hidayat1 Haryatiningsih Purwandari2 Siti Suwaibah3

1Mahasiswa Jurusan Keperawatan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman
2Departemen Keperawatan Anak, Jurusan Keperawatan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman
3Ruang Perinatal RSUD Prof. Margono Soekardjo


Latar Belakang: Deteksi dini gangguan perkembangan penting dilakukan untuk mengetahui adanya penyimpangan. Dalam melakukan penilaian perkembangan dapat menggunakan instrumen DDST-II yang merupakan gold standard. Sedangkan di Indonesia pengukuran perkembangan balita yang direkomendasikan oleh Departemen Kesehatan RI menggunakan KPSP.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengukuran perkembangan balita menggunakan instrumen DDST-II dan KPSP.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada bulan Desember tahun 2013. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 18 balita dengan rentang usia 12-59 bulan. Untuk mengetahui perbedaan pengukuran perkembangan menggunakan KPSP dan DDST-II menggunakan uji Fisher's Exact.
Hasil: Hasil uji Fisher’s Exact diperoleh nilai p-value sebesar 0,039<α (0,05). Selain itu diperoleh nilai sensitivitas dan spesifisitas masing-masing sebesar 100,0% dan 50,0%, dengan nilai akurasi KPSP terhadap DDST-II sebesar 88,8%.
Kesimpulan: Ada perbedaan yang bermakna antara pengukuran perkembangan balita menggunakan instrumen KPSP dan DDST-II di RW 6 Desa Rempoah Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas.
Kata Kunci: Balita, DDST-II, KPSP, Perkembangan.
Abtrak (Bhs. Inggris)ABSTRACT

THE DISPARITY BETWEEN THE MEASUREMENT OF CHILDREN DEVELOPMENT USING DENVER DEVELOPMENTAL SCREENING TEST-II (DDST-II) AND THE PRESCREENING DEVELOPMENTAL QUESTONNAIRE (PDQ) IN RW 6 REMPOAH VILLAGE BATURRADEN

1Restu Hidayat, 2Haryatiningsih Purwandari, 3Siti Suwaibah

1Student of Nursing Science Department, Faculty of Medicine and Health Sciences Jenderal Soedirman University
2Pediatric Department, Nursing Science Department, Faculty of Medicine and Health Sciences Jenderal Soedirman University
3Perinatology Unit, Prof. Margono Soekardjo Hospital

Background: It is important to detect developmental disorder at early stage and it can be done by DDST-II which is a gold standard. However, in Indonesia, the Ministry of Health recommens KPSP as the measurement of infant development.
Objective: This research aimed to find the disparity between the infant development measurement using DDST-II and that using KPSP.
Method: This was an observational research by implementing a cross sectional approach. It was carried out in December 2013 with respondents of 18 infants, aged 12-59 months, as the sample. Besides, a Fisher’s Exact test was used to find whether or not there is a difference between the measurement by KPSP and that by DDST-II.
Result: The Fisher’s Exact test is calculated from the p-value 0.039<α (0.05). In addition, there is a value of sensitivity (100.0%) and of specificity (50.0%); by the KPSP accuracy towards DDST-II is 88.8%.
Conclusion: There is a significant disparity between the infant measurement by KPSP instrument and that by DDST-II in RW 6 Rempoah Village, Baturraden Sub-district, Banyumas Regency.
Keywords: Children, DDST-II, Development, KPSP.
Kata kunciBalita, DDST-II, KPSP, Perkembangan.
Pembimbing 1Haryatiningsih P., M.Kep.,Ns.,Sp.Kep.An
Pembimbing 2Siti Suwaibah S.Kep.,Ns
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman8
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.