Artikel Ilmiah : D1E009139 a.n. WISNU RAHADIYAN
| NIM | D1E009139 |
|---|---|
| Namamhs | WISNU RAHADIYAN |
| Judul Artikel | KADAR SERAT KASAR DAN KECERNAAN BAHAN KERING SECARA IN-VITRO PADA KULIT BUAH KAKAO YANG DIFERMENTASI JAMUR Marasmius SP. DENGAN SUMBER NITROGEN BERBEDA |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh jamur Marasmius Sp. dengan sumber nitrogen berbeda terhadap kadar serat kasar dan kecernaan bahan kering kulit buah kakao secara in-vitro. Materi yang digunakan berupa kulit buah kakao, jamur Marasmius Sp. ,urea , dan tepung kepala ikan tongkol. Metode penelitian adalah eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri atas 4 perlakuan, setiap perlakuan diulang 5 kali dengan perlakuan K1 : tepung kulit buah kakao + 10% dedak padi + 0,75% urea + 125% aquades + 2,5% jamur Marasmius Sp. ;K2 : tepung kulit buah kakao + 10% dedak padi + 1,5% urea + 125% aquades + 2,5% jamur Marasmius Sp. ;K3 : tepung kulit buah kakao + 10% dedak padi + 7,5% tepung kepala ikan tongkol + 125% aquades + 2,5% jamur Marasmius Sp. ;K4 : tepung kulit buah kakao + 10% dedak padi + 15% tepung kepala ikan tongkol + 125% aquades + 2,5% jamur Marasmius Sp. Peubah yang diukur dalam penelitian ini adalah kadar serat kasar dan kecernaan bahan kering. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis variansi dilanjutkan uji jarak berganda Duncan (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan urea maupun tepung kepala ikan tongkol berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap kadar serat kasar dengan rataan K1:41,67%; K2:44,85%; K3:43,76%; K4:37,45% dan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kecernaan bahan kering dengan rataan K1:34,72; K2:35,17; K3:38,18; K4:37,00. Hasil uji DMRT kecernaan bahan kering menunjukkan bahwa perlakuan penggunaan jamur Marasmius Sp. dengan penambahan urea dan tepung kepala ikan tongkol berbeda nyata terhadap kecernaan bahan kering. Kesimpulan dari penelitian adalah penambahan urea dan tepung kepala ikan tongkol dengan level berbeda pada kulit buah kakao fermentasi relatif sama terhadap kadar serat kasar dan meningkatkan kecernaan bahan kering dengan rataan tertinggi pada K3 yaitu 38,18%. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study aimed to study the effect of Marasmius Sp. with different nitrogen sources to crude fiber content and dry matter digestibility cocoa fruit peel in vitro. The material used were cocoa fruit peel, Marasmius Sp., urea, and tuna head flour. Experimental research method was used Completely Randomized Design (CRD) consists of 4 treatments, each of treatment was repeated 5 times by the treatment: K1: cocoa fruit peel flour + 10% rice bran + 0.75% urea + 125% distilled water + 2.5% mushroom Marasmius Sp. K2: cocoa fruit peel flour + 10% rice bran + 1.5% urea + 125% distilled water + 2.5% mushroom Marasmius Sp. ; K3: cocoa fruit peel flour + 10% rice bran + 7.5% tuna head flour + 125% distilled water + 2.5% mushroom Marasmius Sp. ; K4: cocoa fruit peel flour + 10% rice bran + 15% tuna head flour + 125% distilled water + 2.5% mushroom Marasmius Sp. Data were analyzed using analysis of variance followed Duncan's multiple range test (DMRT). The results showed that the addition of urea and tuna head flour does not affect significantly (P> 0.05) to the crude fiber content with the average K1: 41.67% ; K2: 44.85% ; K3: 43.76% ; K4: 37 . 45% and significantly (P <0.05) to digestibility of dry matter by the average K1: 34.72%; K2: 35.17%; K3: 38.18%; K4: 37.00%. Results of DMRT dry matter digestibility showed that treatment uses mushroom Marasmius Sp with different nitrogen sources. using urea and tuna head flour significantly different to dry matter digestibility. The conclusion of the study is the addition urea and tuna head flour by different levels of cocoa fermentation was relatively similar to crude fiber content and improve digestibility of dry matter with the highest average of the K3 is 38.18%. |
| Kata kunci | kulit buah kakao, jamur Marasmius Sp. , kadar serat kasar , kecernaan bahan kering, in-vitro . |
| Pembimbing 1 | Ir. H Suparwi, MS. |
| Pembimbing 2 | Prof. Dr. Ir. Sri Suhermiyati, MS |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 7 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |