Artikel Ilmiah : H1F008048 a.n. AHMAD AFANDI

Kembali Update Delete

NIMH1F008048
NamamhsAHMAD AFANDI
Judul ArtikelGEOLOGI DAN ANALISIS STRUKTUR GEOLOGI
DAERAH KEDUNGWRINGIN DAN SEKITARNYA
KECAMATAN SEMPOR KABUPATEN KEBUMEN
JAWA TENGAH
Abstrak (Bhs. Indonesia)Jawa Tengah, merupakan daerah yang menunjukan indentasi pada garis pantai sebelah utara dan selatannya apabila dibandingkan dengan garis pantai di Jawa Timur dan Jawa Barat. Indentasi ini merupakan expresi dari gejala tektonik di Pulau Jawa. Gejala tektonik Paleogene Pulau Jawa yang berbelok ke arah Meratus (Kalimantan) menyebabkan terbentuknya dua sesar utama di Jawa Tengah. Daerah Kedungwringin merupakan daerah yang berada di selatan Pulau Jawa yang dilewati oleh salah satu sesar utama di Jawa Tengah. Bila dipandang dari sisi geologi, daerah ini merupakan daerah yang kompleks dengan struktur geologi yang cukup beragam. Hal ini menjadi suatu tantangan bagi para pelaku dalam kegiatan ekplorasi di daerah tersebut.
Metode yang dilakukan dalam penelitian ini berupa pemetaan geologi yang mencakup geomorfologi daerah penelitian dengan pengamatan peta topografi dan kondisi morfologi daerah penelitian, stratigrafi daerah penelitian dengan melakukan spot mapping dan pengukuran penampang stratigrafi yang hasil dari keduanya di komposit dan struktur geologi daerah penelitian dengan melakukan pengukuran bukti-bukti struktur yang terdapat di daerah peneitian, selain itu studi khusus dilakukan untuk mengetahui karakteristik struktur geologi yang terdapat di daerah penelitian dengan melakukan rekonstruksi dan membuat penampang geologi seimbang yang lebih informatif dan komunikatif.
Daerah penelitian memiliki tatanan geologi berupa geomorfologi yang terdiri dari 3 satuan geomorfologi daerah penelitian. Stratigrafi dengan 3 satuan batuan yang diendapkan di laut dalam. Struktur geologi daerah penelitian berupa sesar mendatar dan antiklin-sinklin dengan pemendekan regional berkisar 28,02% -33,6% dan kedalaman detachment berkisar 540 m – 8518,75m.
Abtrak (Bhs. Inggris)Central Java is an area that shows indentation in northern and southern shoreline if compared with shoreline that located in East Java and West Java. This indentation is an expression from tectonic phenomenon in Java island. Paleogen Tectonic phenomenon of java island that turned to Meratus (Borneo) causes there are formed two of main fault in Central Java. Kedungwringin district is an area that located in southern of Java island that be passed by one of main fault in central java. If It been seen from geological side, this area is a complex area with diverse structure geology. That is why it becomes any challenge for explorer and practitioners in this area.

The nvestigation method that done in this investigation was a geological mapping that includes geomorphology by observing topography map and morphology condition,; stratigraphy by doing spot mapping, and measuring section which both of these result will be composited; and geology structure by doing measurement of structure sign in the investigation area, besides specific study also done to know about characteristic of structure geology that existed in this area by doing reconstruction and making balance geology cross section that more informative and more communicative.

Investigation area has the geological condition such as geomorphology that consisted of 3 geomorphology units. Stratigraphy with 3 litology units, that 1 of them is deposited in deep water system. Geology structure of investigation area is thrust faut, transform fault and anticline with regional shortening is approximately 28,02% -33,6% and depth of detachment is approximately 540-8518,75m.
Kata kunciDendritik, Staium Erosi, Struktur Geologi, Antiklin-Sinklin
Pembimbing 1ASMORO WIDAGDO,ST,.MT
Pembimbing 2ADI CANDRA,ST,.MT
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.